Suara.com - Damri menyediakan fasilitas berupa angkutan khusus pariwisata dengan rute perjalanan Stasiun Rangkasbitung - Pantai Sawarna.
"Hadirnya layanan tersebut tentunya untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendorong kebangkitan ekonomi bagi masyarakat kawasan Serang, Banten. Selain itu, layanan ini juga mendukung KSPN di Indonesia," kata Corporate Secretary Damri Akhmad Zulfikri.
Ia menambahkan, perjalanan menuju Pantai Sawarna akan melintasi Pandeglang, Rangkasbitung, dan Bayah.
Menurut dia, angkutan ini menjadi rekomendasi bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat kawasan Serang, Banten untuk melakukan kegiatan wisata dengan lebih mudah.
Ia menyampaikan, Angkutan Pariwisata dikenal sebagai angkutan yang mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Indonesia.
Bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Damri hadir melalui angkutannya agar dapat membantu masyarakat mengaktifkan potensi ekonomi serta pariwisata di kawasan tersebut.
Perjalanan Damri rute Stasiun Rangkasbitung - Pantai Sawarna maupun sebaliknya tersedia setiap hari dengan dua jadwal keberangkatan, yaitu dari Stasiun Rangkasbitung pukul 07.30 WIB dan 12.00 WIB, sedangkan dari Pantai Sawarna pukul 12.00 WIB dan pukul 05.30 WIB.
Rute dari Stasiun Rangkasbitung - Pantai Sawarna tersebut dapat ditempuh dengan waktu kurang dari 4 jam perjalanan.
Adapun pemesanan tiket dapat menggunakan aplikasi Damri Apps selambatnya 3 jam sebelum waktu keberangkatan, dengan tarif sebesar Rp50 ribu.
Baca Juga: Update Terbaru Tarif Bus DAMRI di Bandung Setelah Kenaikan Harga BBM!
Pembayarannya dapat dilakukan dengan menggunakan platform dan dompet digital yang ada, gerai minimarket di seluruh Indonesia.
Ia menegaskan, Damri terus berkomitmen untuk selalu menghadirkan layanan perjalanan darat yang aman, nyaman, dan memadai untuk seluruh masyarakat Indonesia.
“Kehadiran Damri diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas perjalanan wisata menggunakan transportasi darat. Damri akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk memberikan pelayanan transportasi yang prima kepada masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penyesuaian Harga Tiket Mengikuti BBM, Jumlah Penumpang Bus AKDP di Bengkulu Meningkat
-
Nestapa Sopir Bus Antar Kota Banyuwangi, Penumpang Kian Sepi Gara-gara Harga BBM Naik
-
Warga Kota Bandung, Berikut Daftar Tarif Damri, TMB dan Angkot Pasca Kenaikan BBM
-
Dampak BBM Naik, Tarif Bus Damri di Kota Bandung Naik! Berikut Rinciannya
-
Update Terbaru Tarif Bus DAMRI di Bandung Setelah Kenaikan Harga BBM!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026