Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI terpantau bergerak konsolidatif pada Kamis (27/10/2022) di tengah sentimen global yang cenderung positif.
IHSG pada pagi tadi dibuka menguat 16,07 poin atau 0,23 persen ke posisi 7.060,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,09 poin atau 0,31 persen ke posisi 1.007,27.
"Untuk hari ini sentimen untuk IHSG cenderung positif. Tren pelemahan dollar index terus berlanjut dan tren depresiasi rupiah juga telah terhenti," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajiannya, Kamis (27/10/2022).
Hal ini semakin mengindikasikan pulihnya kepercayaan investor global terhadap aset berisiko seperti pasar saham Indonesia.
Selain itu, sentimen positif datang bagi sektor komoditas ditandai oleh rebound yang cukup signifikan pada harga minyak global.
Katalis positif juga datang dari potensi dividen interim yang cukup besar di sektor komoditas.
Sementara, bursa saham AS bergerak variatif pada perdagangan Rabu (26/10/2022) malam. Pasar merespons beberapa rilis kinerja kuartal III 2022 dari beberapa perusahaan.
Sentimen negatif datang dari kinerja yang mengecewakan dari Alphabet, induk perusahaan Google. Selain itu tekanan datang dari saham Microsoft.
Microsoft melaporkan kinerja penjualan dan laba yang melampaui estimasi, namun Microsoft memberikan petunjuk kinerja masa depan yang lebih rendah dari estimasi konsensus.
Baca Juga: Melemah Tipis, IHSG Selasa Sore Parkir di Level 7.048
Sedangkan bursa saham Eropa bergerak naik pada perdagangan kemarin. Pelaku pasar fokus pada agenda rilis kinerja serta pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada Kamis.
Untuk bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan kemarin. Rebound terjadi pada pasar saham Hong Kong setelah dalam tiga hari sebelumnya mengalami tekanan pasca pertemuan Partai Komunis China.
IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif selama mampu bergerak di atas level 7.000, namun demikian perlu diwaspadai aksi ambil untung. IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 7.000-7.150.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 4,75 atau 0,02 persen ke 27.436,59, indeks Hang Seng naik 451,58 atau 2,95 persen ke 15.769,25, indeks Shanghai meningkat 16,08 poin atau 0,54 persen ke 3.015,58, dan indeks Straits Times menguat 4,25 poin atau 0,14 persen ke 3.012,63.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa