Suara.com - Unilever Indonesia akhirnya turut memberi tanggapan terkait adanya sejumlah produk sampo produksi Unilever yang ditarik dari pasaran diantaranya Dove Dry Shampoo Volume and Fullness, Dove Dry Shampoo Fresh Coconut, Dove Dry Shampoo Fresh and Floral, Tresemme Dry Shampoo Volumizing dan lain sebagainya.
Unilever Indonesia menegaskan, produk-produk tersebut tidak menjadi bagian dari langkah penarikan dari perusahaan.
"Kami senantiasa beroperasi dengan standar kualitas dan keamanan yang ketat, dan selalu mematuhi semua peraturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Unilever Indonesia terus bekerja sama secara aktif dengan otoritas terkait untuk memastikan produk-produk yang diedarkan di Indonesia aman untuk masyarakat," dalam keterangan resmi dikutip dari laman resmi Unilever pada Kamis (27/10/2022).
Dikutip dari berbagai sumber, hingga hari ini, setidaknya ada 19 produk Unilever yang ditarik dari pasaran. Dri total tersebut, semuanya adalah produk shampo dengan brand Dove, Tresemme, Nexxus, Suave dan Bed Head.
Unilever menyebut, usai adanya penyelidikan internal, perusahaan menemukan benzena dari produk yang menggunakan propelan. pada produk yang diproduksi sebelum 2022.
Hal ini berkebalikan dengan pernyataan Unilever sebelumnya yang mengklaim tidak menggunakan benzena sebagai alah satu komposisi dan menegaskan standar mutu mereka.
"Evaluasi dampak kesehatan yang dilakukan secara independen menyimpulkan bahwa kadar benzena yang terdeteksi tidak menimbulkan risiko kesehatan," kata pihak Unilever.
"Unilever telah bekerja sama dengan penyedia propelan untuk mengatasi masalah tersebut," tulis Unilever.
Bagi pembeli yang sudah terlanjur membeli produk terkait, Unilever meminta untuk segera berhenti menggunakannya.
Unilever juga akan memberikan ganti rugi berupa pengembalian dana bagi konsumen yang terdampak dengan syarata danya bukti pembelian.
Berita Terkait
-
Unilever Indonesia Akhirnya Buka Suara Usai Penarikan Dry Shampoo di AS, Apa Katanya?
-
Disebut Dapat Memicu Kanker, Apa Itu Benzena yang Terkandung dalam Produk Dry Shampoo?
-
Diduga Picu Kanker, Ini Daftar Sampo Unilever yang Ditarik dari Pasaran
-
Sejumlah Produk Dry Shampoo Ditarik, Dikabarkan Picu Kanker
-
Terpopuler Lifestyle: Nagita Slavina Pakai Bando Anti Pusing, Daftar Sampo Kering dari Unilever yang Ditarik di AS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa