Suara.com - Harus diakui, pandemi yang menghantam di tahun 2020 lalu adalah masa yang berat, terlebih bagi para UMKM. Pembatasan yang ditetapkan oleh pemerintah di banyak wilayah seakan ikut menutup peluang mereka untuk meraih pelanggan. Tapi faktanya, tak sedikit di antara mereka yang berhasil melewati pandemi, bahkan menjadi lebih sukses daripada sebelumnya.
Kebanyakan di antara mereka yang sukses melewati pandemi adalah para UMKM yang beralih ke teknologi digital. Ketika penjualan konvensional mandeg akibat pembatasan, shifting ke ranah digital mampu menyelamatkan usaha mereka, bahkan menjadikannya lebih besar dan sukses.
Rahasianya Jakarta, 26 Oktober 2022 - duo dara kakak-adik Arafah Rianti dan Halda Rianta belum lama ini hadir
Penasaran dengan kisah sukses para UMKM kuliner yang berhasil melewati masa sulit pandemi? Dalam acara Metal (Makan Santai Tapi Endul) UMKM (Urusan Makan Kian Mantul) di Youtube yang dibawakan oleh duet komedian asal Depok, yaitu duo dara kakak-adik Arafah Rianti dan Halda Rianta, kamu bisa simak sekelumit perjuangan tiga UMKM kuliner yang memulai bisnisnya dari dapur rumahan dan sukses melewati masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi digital.
1. Gianto, pemilik usaha Pecel Lele Sambal Rampai, Slipi, Jakarta Barat.
Awal pandemi diakui Gianto sebagai masa sulit. Saat itu, ia dan istrinya bahkan sampai menjual mas kawin mereka demi mempertahankan usaha kuliner yang sudah dirintisnya sejak 2018.
Tapi siapa sangka, usaha warung tenda Pecel Lele Sambal Rampai di depan kolong jembatan layang Slipi, Jakarta Barat itu bisa melewati badai pandemi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.
Menurut Gianto, pada awal 2019, ia sebenarnya sudah mulai memaksimalkan pemasukan melalui jualan secara online dan bergabung dengan GoFood.
"Karena saat awal konsep usaha saya bersama istri kan berada di bawah jembatan sehingga kami berpikir mungkin pelanggan kurang nyaman. Maka, kami memutuskan di awal 2020 hanya menerima pesanan lewat GoFood dan take away,” ungkap Gianto.
Baca Juga: Berkat Go Digital, UMKM Kuliner Lokal Teguk Berhasil Buka Gerai Pertama di New York
Ketika pandemi menghantam, Gianto mulai optimalkan kembali penjualan online di GoFood. Ia juga giat belajar dalam membangun usaha dan berjejaring dengan sesama pemilik usaha kuliner dalam komunitas Partner GoFood (KOMPAG) secara online. Hampir semua edukasi yang diberikan oleh GoFood ia coba terapkan, seperti ikut promo dan bagaimana memasang foto menu yang menarik.
Kini, pemasukan yang awalnya hanya sekitar Rp2 juta per bulan, meningkat sebesar 650%. Dan tak ada yang menyangka, usaha kuliner yang berawal dari kolong jembatan itu kini punya 19 cabang serta telah mempekerjakan 110 karyawan.
2. Moris Suhendi, pemilik usaha Warung Bude Pecel, Tangerang
Bermula dari kurir GoSend, Moris yang tidak memiliki latar belakang sebagai pengusaha ternyata bisa sukses membuka warung di teras rumah.
Warung Bude Pecel yang dikelola Moris saat ini sebenarnya merupakan usaha milik keluarga yang dirintis oleh sang ibu sejak 1998. Awalnya, warung ini hanya beroperasi di pasar tradisional dari jam 9 hingga 11 pagi, dan dilanjutkan dengan berjualan di lingkungan sekolah dekat rumahnya.
Belakangan, karena masalah kesehatan pada ibunya, Moris yang saat itu berada di Wonogiri memutuskan untuk merantau ke Tangerang dan meneruskan usaha keluarganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI
-
Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen
-
Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!
-
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!
-
Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri