Suara.com - Brand minuman lokal kekinian, Teguk, yang berdiri sejak 2019, resmi berekspansi ke mancanegara dengan membuka gerai pertamanya di New York, Amerika Serikat, pada 17 September 2022 lalu. Ekspansi Teguk ini menambah catatan positif UMKM kuliner lokal yang mampu menembus pasar internasional berkat go digital.
CEO Teguk, Maulana Hakim, mengatakan, “Pembukaan gerai pertama Teguk di New York mendapat antusiasme yang besar dari warga lokal dengan penjualan mencapai 634 minuman hanya dalam kurun waktu tiga hari. Sebagai bagian dari selebrasi pencapaian ini, Teguk bersama GoFood menghadirkan tiga menu eksklusif, antara lain varian coconut series yang juga hadir di gerai Teguk New York dan diskon spesial sebesar 40% yang dapat dinikmati oleh para pelanggan GoFood di Indonesia. Menu eksklusif ini tersedia di GoFood sejak 17 September hingga 14 Oktober 2022.”
Ya, keberhasilan Teguk berekspansi ke New York ini salah satunya berkat dukungan GoFood yang selalu berupaya mewujudkan komitmen untuk menjadi mitra andalan bagi seluruh mitra UMKM-nya.
Teguk merasakan berbagai manfaat dari digitalisasi dengan bergabung bersama GoFood sejak tiga tahun terakhir. Berkat dukungan berbagai solusi digital dari GoFood, bisnis Teguk berkembang pesat hingga kini memiliki 155 gerai dan 800 karyawan di berbagai wilayah di Indonesia serta omzet melesat hingga mencapai 275%.
Berbagai solusi digital yang ditawarkan GoFood, salah satunya aplikasi GoBiz, terbukti berhasil membantu Teguk mengelola operasional ratusan gerainya secara digital dari waktu ke waktu.
Terlebih lagi, inovasi fitur Merchant Acceptance Flow (MAF) atau Super Partner dapat mempersingkat arus proses pesanan yang masuk dan membantu setiap gerai Teguk untuk melakukan konfirmasi atas setiap pesanan yang masuk dari pelanggan.
Selain aplikasi GoBiz yang GoFood hadirkan untuk menunjang kebutuhan Teguk dan mitra UMKM, GoFood juga menghadirkan solusi pemasaran digital lewat GoAds untuk mendongkrak visibilitas dan penjualan resto di platform GoFood.
“Solusi GoAds menawarkan beragam keuntungan yang dapat dinikmati oleh para mitra UMKM kami. Mulai dari beriklan dengan tepat sasaran, biaya iklan yang sesuai kebutuhan, serta laporan performa yang transparan yang berguna sebagai insight untuk menentukan strategi jitu bisnis ke depannya,” jelas Global Head of Marketing GoFood, Ichmeralda Rachman, dalam keterangan tertulis.
“Inovasi teknologi digital dari hulu ke hilir yang dimiliki GoFood terbukti memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis mitra UMKM kami. Berdasarkan hasil riset LD FEB UI 2021, pendapatan mitra UMKM GoFood rata-rata naik 66% pada 2021 dibandingkan 2020. Hal ini menjadi acuan bagi kami untuk terus menghadirkan beragam inovasi teknologi digital bagi lebih dari 1 juta mitra usaha kami yang mayoritasnya adalah UMKM agar dapat membawa produk lokal menjadi juara di kancah nasional maupun internasional,” tutup Ichmeralda.
Baca Juga: Kembangkan UMKM di Kulon Progo, Puluhan Pelaku Usaha Terima NIB
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya