Bisnis / Keuangan
Jum'at, 11 November 2022 | 19:18 WIB
Kantor PNM. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan dapat menyalurkan kredit untuk kalangan usaha mikro kecil (UMK) senilai Rp70 triliun di 2023. Target tersebut tumbuh sekitar 11,11% dibandingkan dengan tahun ini Rp63 triliun.

"Iya, Insya Allah target penyaluran pembiayaan di 2023 Rp70 triliun," tutur Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam Media Gathering yang diselenggarakan PNM di Kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, (11/11/2022).

Arief optimistis, target tersebut bisa tercapai meski ada ancaman resesi. Sebab, masih banyak sumber dana yang bisa didapatkan.

"Persis seperti kejadian di 2020-2021. Di tahun 2020, di tengah kesulitan funding, Alhamdulillah kami bisa dapat banyak bisa menyalurkan khusus Mekaar saja Rp 24 triliun kemudian 2021 meningkat menjadi Rp45 triliun khusus Mekaar," katanya.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi dalam Media Gathering yang diselenggarakan PNM di Kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, (11/11/2022). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Kata Arief, demi mencapai target tersebut, PNM akan lebih jeli dan kreatif untuk mencari dana. Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan menerbitkan sukuk senilai Rp4 triliun.

"Di awal tahun insyaallah kami akan menerbitkan bond syariah (sukuk), ini bergeser dari yang tadinya direncanakan di akhir tahun ini. Nilainya sambil baca pasar, kalau bisa dan peluangnya bagus mungkin sampai Rp4 triliun," ucapnya.

Sebagai informasi, perusahaan pembiayaan ultra mikro pelat merah ini mencatatkan penyaluran pembiayaan menembus Rp52,29 triliun hingga 11 November 2022 dengan NPL (Non Performing Loan) di angka 0,59%.

Load More