Suara.com - Sedikitnya 116 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB University) terjerat pinjaman online atau pinjol dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah. Bukan hanya mahasiswa kampus pertanian tersebut, total sedikitnya 301 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga terjerat kasus serupa.
Alasan banyak mahasiswa terjerat pinjol adalah adanya iming-iming bagi hasil dari bisnis yang menggunakan pinjaman online tersebut.
Keterangan resmi Wakapolresta Bogor AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan, Selasa (15/11/2022) menyebutkan para mahasiswa tersebut diberi iming-iming kerja sama bisnis belanja olshop. Mahasiswa akan memperoleh komisi 10 persen dari bisnis tersebut.
Namun, keuntungan 10 persen baru bisa diraih ketika para korban mengajukan pinjaman online terlebih dahulu. Saat ini sudah ada lima kanal pinjol yang digunakan oleh para mahasiswa mengajukan pinjaman.
Uang yang dipinjam dari situs pinjol kemudian ditransfer kepada terlapor berinisial SAN. Mahasiswa lalu memperoleh keuntungan sebesar sepuluh persen dari aktivitas tersebut. Sayangnya, bak dua sisi mata uang, para mahasiswa justru terjerat utang hingga miliaran rupiah.
Kurangnya pengetahuan dalam berbisnis serta modus-modus baru kerap menjadi alasan banyak mahasiswa gampang terjerat pinjol.
Di samping itu, proses pinjaman yang tak terlalu berbelit juga menjadi iming-iming tersendiri, terlebih jika calon korban dalam kesulitan keuangan dan membutuhkan suntikan modal dengan segera. Padahal, pinjol sebenarnya tak cuma merugikan diri sendiri, melainkan juga teman yang ikut diteror apabila pinjaman tak kunjung lunas.
Sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman online, calon nasabah seharusnya memperkuat pengetahuan soal konsekuensi pinjaman. Pasalnya, saat ini tak sedikit penyedia pinjol berstatus ilegal. Calon nasabah patut curiga jika jumlah pinjaman tak diseleksi dengan ketat atau sangat mudah, jumlah bunga atau denda keterlambatan juga tidak jelas.
Pinjol ilegal biasanya juga dibarengi dengan ancaman, intimidasi, dan teror tidak hanya ke peminjam tetapi juga akses ke kontak lain yang masuk dalam data pribadi. Pihak penagih utang juga tidak memiliki identitas yang jelas. Jika kamu menemukan agen pinjol dengan ciri-ciri tersebut, jangan sampai melakukan pinjaman uang.
Baca Juga: Demo Mahasiswa Papua saat KTT G20 di Bali Digebuki hingga Luka-luka, Massa Dikepung di Asrama
Otoritas Jasa Keuangan baru-baru ini juga merilis 106 nama institusi pinjol legal yang bisa dijadikan rujukan jika membutuhkan uang dengan cepat.
Beberapa di antaranya adalah Danamas, Investree, Amartha, dan Dompet Kilat. Namun, seberapa pun gampanya melakukan pinjaman online, jangan sampai besar pasak daripada tiang dalam menggunakan uang agar tidak terjebak pinjol yang merugikan. Lebih baik, mengusahakan pekerjaan atau penghasilan tambahan alih-alih berutang.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Herman HN Disebut Titipkan Uang Rp 150 Juta untuk Memasukkan Calon Mahasiswa Unila
-
Polisi Kantongi Nama Pelaku Penipuan Modus Pinjol ke Ratusan Mahasiswa IPB
-
Komnas HAM: Penangkapan Mahasiswa yang Kritik G20 Bertentangan dengan Nilai HAM
-
Modus Perusahaan Pinjol Sukses Jerat Ratusan Mahasiwa IPB, Begini Awal Mula Terbongkar
-
Demo Mahasiswa Papua saat KTT G20 di Bali Digebuki hingga Luka-luka, Massa Dikepung di Asrama
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak
-
JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia
-
Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita
-
Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik
-
Selamat Jalan Sang Pionir: M Basri Arsitek di Balik Mahkota Pertama Singo Edan Berpulang
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Mentah Melonjak ke 96 Dolar AS
-
Heboh TNI-Polri Ikut Awasi Pajak, Bos DJP: Jangan Digoreng-goreng!
-
Bukan Sekadar Biji: Ambisi Lampung Menjadi Kiblat Cokelat Premium Dunia