Suara.com - Pinjaman bunga rendah sekarang menjadi salah satu solusi yang diambil oleh banyak orang agar dapat menyelesaikan persoalan kekurangan dana. Jangan salah, mereka yang meminjam uang tidak selalu karena hidup boros ataupun tidak bisa mengelola keuangan dan akhirnya meminjam uang.
Terdapat sejumlah kondisi yang tidak diduga dan akhirnya memerlukan dana cepat dengan jumlah cukup besar. Menggunakan sebagian besar gaji untuk memenuhi seluruh keinginan memang bisa saja dilakukan, sayangnya hal tersebut belum tentu langkah bijak.
Bisa jadi hal tersebut malah mengganggu kondisi keuangan. Jika kondisi keuangan terganggu, kebutuhan bisa tidak terpenuhi. Bila Anda membutuhkan dana cepat untuk memenuhi kebutuhan seperti renovasi rumah, menutup biaya pernikahan, KTA bank dan fintech bisa dijadikan sebagai pilihan.
Kelebihan dan Kekurangan KTA, Pinjaman Bunga Rendah
KTA atau Kredit Tanpa Agunan merupakan layanan pinjaman bunga rendah yang disediakan bank tanpa harus menjaminkan apapun. Syarat dari pengajuan KTA ini bisa dikatakan mudah dan simple.
Bila Anda ingin meminjam uang di bank melalui produk KTA, Anda hanya perlu menyiapkan data diri, bukti penghasilan dan fotocopy kartu kredit.
Sebagai salah satu produk yang dimiliki perbankan, tentu saja KTA memiliki sejumlah kelebihan, seperti:
1. Praktis
Ketika Anda ingin mengajukan KTA, Anda tidak disyaratkan harus memberikan sejumlah agunan atau asset seperti sertifikat rumah, BPKB, SK, dan berbagai barang mewah lain.
Produk KTA memungkinkan Anda tetap dapat menggunakan barang atau aset untuk keperluan lain. Contohnya, Anda masih dapat menggunakan mobil yang dimiliki, atau bisa tetap menggunakan perhiasan.
Baca Juga: Maucash Turut Ramaikan FinExpo 2022, Bangun Pemahaman Masyarakat Tentang Fintech Lending
Tetapi, salah satu hal yang harus diingat adalah, meskipun tidak terdapat jaminan, Anda diharuskan membayar cicilan tepat waktu, semakin tepat waktu Anda melakukan pembayaran cicilan, akan semakin mudah Anda bekerjasama dengan pihak bank nantinya.
2. Fleksibel untuk Berbagai Tujuan
Keunggulan lain yang dimiliki oleh KTA adalah lebih fleksibel. Anda bisa mengajukan kredit untuk berbagai tujuan, Anda seperti diberi kebebasan untuk menggunakan dana kredit dan menggunakannya untuk berbagai kebutuhan bahkan keinginan yang memiliki sifat konsumtif.
Namun, disarankan, untuk menggunakan pinjaman tetap berada dalam batas wajar. Jangan sampai nantinya malah muncul kredit macet.
3. Proses Pengajuan Lebih Mudah dan Cepat
Pengajuan KTA terkenal mempunyai prosedur yang lebih cepat dan mudah. Beda dengan pengajuan konvensional maupun kredit dengan jaminan yang mengharuskan evaluasi aset jaminan, survey dan lainnya.
4. Proses Pencairan Cepat
Bukan hanya memiliki pengajuan yang mudah, pencairan dana dari produk ini juga sangat cepat. Umumnya, nasabah hanya perlu menunggu waktu kurang dari satu minggu. Hal ini dapat membantu masyarakat yang memerlukan dana dengan cepat.
Sebagai sebuah produk, tentu saja KTA juga memiliki sejumlah kekurangan. Berikut sejumlah kekurangan yang dimilikinya, antara lain:
Berita Terkait
-
Lesca Gadai Premier Tawarkan Gadai Barang Mewah dengan Bunga Rendah
-
Wom Finance Luncurkan Pinjaman Multiguna Bunga Rendah Hingga 0 Persen
-
IMF Soroti Tren Suku Bunga Rendah yang Ancam Stabilitas Keuangan Global
-
BRI Beri Pinjaman Bunga Rendah bagi Mitra Gojek dan Grab
-
Jepang Tawarkan Pinjaman Bunga Rendah untuk Bangun Desa Myanmar
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026