Suara.com - Ribuan petani tembakau yang berasal dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah melakukan unjuk rasa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Senin (28/11/2022) untuk menolak kenaikan tarif cukai rokok yang rata-rata sebesar 10 persen pada tahun depan.
Dari pantauan suara.com dilapangan aksi demo tersebut sempat diwarnai dengan pelemparan botol air mineral, karena mereka menuntut untuk bertemu secara langsung dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
"Teman-teman tenang, kita disini datang dengan baik-baik. Jangan ada yang lempar botol ke dalam," sebut salah satu orator dari atas mobil komando.
Kejadian lempar botol ini sontak membuat kaget Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Heru Pambudi dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo yang memang berada di depan lobby utama kantor Kementerian Keuangan.
Mereka pun sempat mundur ke belakang untuk mencari tempat yang aman.
Diketahui Sekjen Heru Pambudi sedang berdiskusi dengan pihak kepolisian untuk bagaimana bisa menerima sebagian perwakilan pendemo ini.
"Yah kita terima saja, perwakilan mereka untuk bicara di dalam," kata Heru.
Akhirnya beberapa perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pihak Kemenkeu untuk melakukan pembicaraan dan negosiasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Hingga berita ini ditulis para pendemo dan pihak Kementerian Keuangan masih melakukan pembicaraan didalam kantor Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Pagi-pagi Kantor Sri Mulyani Digruduk Ribuan Petani Tembakau, Tolak Kenaikan Cukai Rokok
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026