Suara.com - Bagi banyak orang, para sosialita yang membeli tas mewah itu mungkin dianggap hanya untuk sekedar bergaya. Tapi ternyata, selain untuk menunjukkan status sosial di masyarakat, tas mewah yang harganya bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah ini juga memiliki fungsi sebagai investasi masa depan.
Mengutip Koinworks, riset yang dilakukan Baghunter mengungkapkan bahwa tas Hermes Birkin bisa menjadi investasi yang bernilai tinggi, bahkan lebih tinggi daripada emas.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa the Birkin bag mengalami peningkatan hingga 500% dalam 3,5 dekade terakhir. Itu artinya, nilai keuntungan yang didapat dari investasi tas mewah ini rata-rata per tahunnya adalah 14,2%. Wuih, jauh lebih tinggi dari saham yang hanya 11,7% dan emas 1,9%.
Tertarik berinvestasi pada tas mewah? Eits, jangan sembarangan pilih ya. Berikut adalah 4 tas mewah yang memiliki nilai investasi tinggi, mengutip dari laman Instagram voila.id.
1. The Birkin Bag
Yup, Hermès menempati posisi nomor satu sebagai brand mewah yang paling banyak memberi keuntungan, umunya sebesar 72% – 130% dari harga belinya.
Seperti telah disebut di atas, nilai tas Birkin meningkat 14,2% setiap tahunnya. Coba saja hitung dengan harga tas sekitar Rp400 juta bahkan miliaran rupiah, berapa keuntungan yang akan didapat dalam beberapa tahun ke depan?
2. The Kelly Bag
Birkin Bag dan Kelly Bag merupakan produk paling eksklusif dari Hermès. Sedikit lebih murah, namun harga Kelly Bag tak jauh berbeda dengan Birkin Bag, yaitu kisaran Rp 300 juta sampai miliaran rupiah.
Dalam 10 tahun ke belakang, nilai tas ini sudah meningkat sebesar 93%.
Baca Juga: Isu Resesi Global di Tahun 2023, Investasi Properti Tetap Aman dan Menjanjikan
3. The Classic Flap Bag
The Classic Flap Bag merupakan salah satu tas keluaran Chanel yang punya sejarah kenaikan harga yang fantastis. Diproduksi pada 1955, Chanel Black Quilted Caviar Medium Classic Double Flap Bag saat itu hanya dihargai USD 220 atau Rp 3,2 juta saja. Kini, harga tas tua ini melambung jauh jadi USD 6,175 atau Rp 91,8 jutaan.
Secara garis besar, harga tas bermodel klasik ini meningkat 132% dibandingkan 10 tahun yang lalu.
4. The Boy Bag
Selain The Classic Flap Bag, tas Chanel lain yang bagus untuk diinvestasikan adalah The Boy Bag. Tas inilah yang mau dijual oleh Jessica Iskandar untuk menutupi utang cicilan KPR-nya. Beberapa waktu lalu, ia mengunggah foto The Boy Bag warna hitamnya di Instagram @inijedar. Disebutkan Jessica Iskandar, tas miliknya terbuat dari kulit domba dan berukuran kecil.
Tahun 2011, The Boy Bag dihargai sekitar Rp36 juta. Kini, tahun 2022, harga tas tersebut berkisar antara Rp95 juta sampai Rp105 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022