Suara.com - Tahun 2023 dibayangi dengan isu resesi global. Dalam kondisi ini, investasi di pasar saham biasanya tak lagi menjadi pilihan karena akan memberikan pengembalian negatif.
Bagi para investor, salah satu keputusan terbaik di tengah ancaman resei adalah dengan mengkonversi uang ke dalam aset fisik yang bergerak di atas lonjakan harga, dan properti merupakan pilihan terbaik.
Hal ini karena nilai properti relatif terus meningkat dan tidak terlalu terpengaruh inflasi. Selain itu, kondisi pasar juga relatif stabil, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan pasif.
OCBD (One Central Business District) yang dikembangkan oleh PT. Olympic Bangun Persada yang berada di bawah naungan Olympic Group, menawarkan properti terbaik yang dapat menjadi investasi di tengah situasi ekonomi yang tak menentu ini.
Hingga saat ini, kawasan hunian Pine Residence yang berada di tengah kawasan OCBD Bogor, telah meluncurkan 2 cluster, yaitu Pine Garden dan Virginia Pine yang telah diserap pasar dengan baik. Hal ini terbukti dari penjualan cluster Pine Garden yang sudah sold out, dan cluster ke-2, Virginia Pine yang sudah 70% terjual.
Melihat produk huniannya diserap pasar dengan baik, maka di penghujung tahun 2022 ini, PT. Olympic Bangun Persada meluncurkan cluster ke-3, Northern Pine.
Northern Pine sendiri merupakan hunian yang cozy dan modern dengan desain yang dipengaruhi elemen industrial yang menonjolkan elemen struktur pada bangunan dan desain arsitektural. Bangunannya memiliki fasad yang didominasi warna cokelat, hitam, dan abu-abu yang memberikan kesan hangat dan simple pada hunian.
Northern Pine memiliki 4 tipe unit yang dipasarkan, mulai dari tipe Cathaya 1 (57/60), Cathaya 2 (73/60), Cedrus (79/72) dan Pinea (99/84).
Peresmian pembukaan show unit ke-3 tipe Northern Pine sendiri telah dilakukan pada Minggu (27/11/2022) lalu, yang dihadiri Founder Olympic Group, Au Bintoro, dan sejumlah Direksi PT. Olympic Bangun Persada.
Baca Juga: Berikut Bisnis Waralaba yang Diprediksi Mampu Bertahan di Tengah Ancaman Resesi Global
Dalam kesempatan tersebut, Business Development & Project Director PT. Olympic Bangun Persada sebagai pengembang kawasan OCBD Bogor, Yannes Pasaribu, menyatakan harapannya agar pembukaan cluster baru Northern Pine di Pine Residence, OCBD Bogor ini dapat diserap pasar dengan baik seperti halnya 2 cluster sebelumnya.
“Kami mengembangkan cluster ke-3 ini, Northern Pine, dengan konsep desain yang sedikit berbeda dengan desain sebelumnya, lebih young vibrant, namun tetap cozy dan modern, sehingga pasar pembeli anak-anak muda maupun yang berjiwa muda dapat lebih terakomodir," katanya.
Yannes juga merasa optimis bahwa properti terbaru ini akan diserap pasar dengan baik, seperti halnya 2 cluster sebelumnya yang telah sold-out. Hal ini lantaran ada beberapa perkembangan di tahun 2023 yang signifikan di OCBD Bogor, seperti selesainya pembangunan Club House, Café & Sport Hall, juga akses langsung menuju tol BORR. Hal tersebut, dikatakan Yannes dapat menambah value added dan meningkatkan investment value produknya.
Pada kesempatan yang sama, Senior GM Sales & Marketing, Meilyana, juga mengungkapkan sejumlah program promosi yang diberikan bagi para pembeli unit Northern Pine selama bulan November-Desember 2022 ini.
“Bagi pembeli unit Northern Pine, kami memberikan beragam program menarik yang akan berlangsung hingga Desember 2022. Jadi bagi Anda yang masih mencari hunian di tengah kota Bogor yang sudah dilengkapi beragam fasilitas dengan akses langsung ke tol BORR dan aksesnya dekat ke mana saja, sekolah, rumah sakit, pusat belanja, transportasi publik, silahkan manfaatkan kesempatan luar biasa ini,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak