Suara.com - Setelah sukses menawarkan reksa dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS pada beberapa bulan lalu, PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) bersama PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) sebagai penyedia reksa dana berkualitas bagi para nasabah BCA kembali menawarkan pilihan produk reksa dana, yakni reksa dana pendapatan tetap Manulife Obligasi Unggulan Kelas A (MOU Kelas A).
“Sebagai perbankan nasional, BCA senantiasa memberikan solusi finansial yang terbaik kepada nasabah melalui beragam inovasi dan kemitraan dengan berbagai institusi, agar nasabah dapat menikmati beragam solusi keuangan termasuk produk investasi. Pertumbuhan Asset Under Management (AUM) BCA yang tercatat hingga saat ini cukup meningkat. Hingga Kuartal III/2022, pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana dan obligasi mencapai 58% secara year on year. Kerja sama antara BCA dengan MAMI merupakan bagian dari langkah kami untuk memberikan solusi Wealth Management, khususnya produk investasi bagi nasabah BCA. Melalui kemitraan ini, kami menghadirkan produk investasi yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan para nasabah yang ingin memanfaatkan peluang pertumbuhan investasi yang menarik,” ujar Direktur BCA Haryanto T. Budiman dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Jumat (2/12/2022).
Afifa, CEO & Presiden Direktur MAMI mengatakan, salah satu keunggulan reksa dana MOU Kelas A yaitu memberikan imbal hasil yang optimal di berbagai siklus pasar melalui diversifikasi investasi pada obligasi pemerintah dan obligasi korporasi. MOU Kelas A dikelola secara aktif dengan fokus investasi pada obligasi tenor pendek. Walaupun ada porsi obligasi korporasi sebesar maksimum 60%, volatilitas MOU Kelas A tetap terkendali. Risiko kredit pada obligasi korporasi juga kami minimalisir melalui proses analisa kredit yang ketat dan penyebaran konsentrasi risiko. Secara historis, MOU Kelas A telah menunjukkan resiliensi di tengah siklus kenaikan suku bunga dan memberikan kinerja yang kompetitif pada siklus penurunan suku bunga. Keunggulan lainnya dari MOU Kelas A adalah adanya fitur potensi pembagian hasil investasi setiap kuartal dalam bentuk tunai. Selain itu, faktor likuiditas juga menjadi keunggulan lainnya dari MOU Kelas A, dimana pencairan reksa dana ini dapat dilakukan pada setiap hari bursa, dengan proses 2 -3 hari bursa.
"Saat ini nasabah BCA yang memiliki horizon investasi menengah hingga panjang sudah dapat mulai berinvestasi di reksa dana MOU Kelas A dan menikmati beragam keunggulannya. MOU Kelas A merupakan sarana diversifikasi investasi yang ideal untuk mengurangi risiko investasi tanpa mengubah ekspektasi pertumbuhan kinerja secara signifikan," ucap Afifa.
“Kami memahami bahwa nasabah BCA memiliki beragam kebutuhan finansial terutama dari sisi Wealth Management. Sebagai penyedia solusi perbankan nasional, BCA tidak pernah putus menghadirkan berbagai inovasi dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk semakin mengoptimalkan produk yang ditawarkan di berbagai platform. Kehadiran MOU Kelas A menjadi salah satu inovasi terbaru bagi nasabah yang ingin berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap dan mudah hanya dalam satu genggaman,” tutup Haryanto.
Nasabah bisa mendapatkan informasi MOU Kelas A melalui Relationship Manager BCA, serta dapat bertransaksi langsung di fitur Welma pada aplikasi myBCA, maupun Cabang BCA mulai 1 Desember 2022.
Berita Terkait
-
PPATK bersama BCA Lakukan Rehabilitasi Lahan Konservasi Orangutan di Kalimantan Timur
-
Waspada Hoax Kenaikan Tarif Layanan Bank Rp150 Ribu, Mulai Ramai di Whatsapp
-
Dorong Peningkatan SDM Desa Wisata Silokek, BCA Ingin Desa Adat di Sijunjung Makin Dikenal
-
Festival UKM #banggalokal di Pagelaran Sabang Merauke
-
Cara Isi Saldo Dana Lewat Bank BCA, Bisa Top Up Lewat ATM maupun M-BCA
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK