Suara.com - Dalam upaya mendukung geliat ekonomi dan indutri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca pagelaran MotoGP dan WBSK 2022 di Mandalika, lembaga pelatihan PT Global Edukasi Talenta Incubator (GETI Incubator) menggandeng Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Universitas Nahdlatul Ulama (NU) melalui pelatihan offline di Kota Mataram.
Penyelenggaraan pelatihan offline ini juga dihadiri oleh pejabat Pemerintah Provinsi NTB, pihak platform digital seperti Tokopedia dan Bukalapak, hingga para tokoh masyarakat Kota Mataram.
Dukungan dari KAGAMA dan NU diberikan dalam bentuk sarana penunjang kegiatan pelatihan, seperti ruang kelas yang memadai dan nyaman untuk belajar dengan fasilitas perangkat komputer, koneksi internet WiFi, proyektor, AC dan sebagainya.
“GETI Incubator terus berkomitmen mencetak SDM kompeten dan profesional yang siap memenuhi kebutuhan berbagai industri, khususnya di sektor teknologi informasi dan pemasaran digital,” kata Direktur Utama GETI Incubator, Amalia Prabowo.
Amalia menambahkan, Provinsi NTB dengan salah satu ikonnya, Sirkuit Mandalika, akan terus tumbuh sehingga membutuhkan SDM kompeten di berbagai bidang dan termasuk di dalamnya bidang TI dan pemasaran digital.
Pelatihan dengan judul “Belajar Merancang Pemrograman Aplikasi Dasar Python Bagi Calon Pengembang Software” ini diselenggarakan secara tatap muka untuk memudahkan para peserta dalam menyerap materi, dipaparkan oleh instruktur praktisi TI baik teori hingga praktik secara langsung dengan total 15 jam pembelajaran. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan di ruang kelas laboratorium komputer Universitas NU.
“Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak peserta agar paham dan mampu menjalankan pemrograman dasar menggunakan bahasa Python, yang kemudian dapat menjadi tahap awal untuk mengembangkan aplikasi lanjutan terutama untuk mendukung industri UMKM di NTB,” ujar Jian Budiarto selaku instruktur utama.
Jian menambahkan, bahasa pemrograman Phyton dapat digunakan untuk berbagai kepentingan seperti pembuatan game, baik offline maupun online, website maintenance, machine learning hingga mendukung fitur-fitur dalam media sosial yang berguna untuk UMKM di NTB tentunya.
“Pelatihan ini sangat bagus dan berguna untuk mencari pekerjaan di era pasca pandemi seperti sekarang ini. Pematerinya juga sangat cerdas dan kompeten dalam membawakan kelas, sehingga pelatihannya mudah dimengerti dan menyenangkan,” kata Salah satu peserta pelatihan yang bekerja sebagai freelance, Faris.
Baca Juga: Emak-emak di Jakarta Beri Dukungan untuk Ganjar Dongkrak UMKM Hingga Lanjutkan Pembangunan IKN
Sementara Zora, peserta yang bekerja sebagai staf administrasi di Pemerintah Provinsi NTB, menyampaikan pentingnya pelatihan ini di dunia kerja dan berharap ada lebih banyak lagi pelatihan serupa di Kota Mataram dan daerah lainnya guna mempercepat SDM TI di daerah.
GETI Incubator akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak di seluruh Indonesia terutama dalam rangka mencetak SDM kompetitif berbasis teknologi informasi dan pemasaran digital baik untuk skala lokal maupun global.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Punya Pengalaman Danareksa Hingga Pertamina
-
PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025
-
AMSI dan Deep Intelligence Research Teken MoU Diseminasi Riset
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research Gelar Diskusi Mengupas Masa Depan Media
-
Karier Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mengundurkan Diri Imbas Geger MSCI
-
Bukukan Penjualan Rp2,7 Triliun, Linktown Ungkap Tren Properti Regional 2026
-
Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih
-
3 Pejabat OJK Tiba-tiba Mundur, Salah Satunya Mahendra Siregar
-
Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan