Suara.com - Iman Rachman, sosok profesional yang telah jadi Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak pertengahan 2022, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari kursi Direktur Utama pada hari ini, Jumat (30/1/2026).
Iman pertama kali mengemban mandat sebagai orang nomor satu di bursa setelah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022.
Kepemimpinannya selama hampir empat tahun terakhir banyak diwarnai dengan berbagai inovasi di sektor keuangan dan pasar modal Indonesia.
Berdasarkan data profil resmi dari laman BEI, Iman Rachman merupakan figur dengan pondasi akademis yang sangat kokoh di bidang ekonomi dan manajemen keuangan.
Perjalanan studinya dimulai di Universitas Padjadjaran, di mana ia berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1995.
Tak berhenti di sana, Iman memperdalam keilmuannya dengan menempuh studi pascasarjana di Inggris. Ia tercatat sebagai alumni Leeds University Business School dan sukses menggondol gelar Master of Business Administration (MBA) di bidang Finance pada tahun 1997.
Perjalanan Karier: Dari Sekuritas hingga Puncak BUMN
Sebelum menjabat sebagai nakhoda Bursa Efek Indonesia, Iman telah malang melintang di berbagai posisi strategis pada sejumlah perusahaan besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berikut adalah rincian perjalanan karier profesionalnya:
PT Danareksa Sekuritas (1998–2003): Iman mengawali kariernya dengan menjabat sebagai Manajer, di mana ia mulai mengasah instingnya di dunia pasar modal.
Baca Juga: OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI
PT Mandiri Sekuritas (2003–2016): Ia mengabdi selama lebih dari satu dekade dengan posisi terakhir sebagai Direktur Investment Banking. Periode ini merupakan masa di mana namanya mulai diperhitungkan secara luas di industri keuangan.
Sektor Pelabuhan (2016–2019): Iman merambah ke industri logistik dengan menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) hingga tahun 2018, sebelum kemudian berpindah ke posisi yang sama di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).
PT Perusahaan Pengelola Aset (2019–2020): Ia dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Direktur Utama di lembaga yang berfokus pada restrukturisasi dan pengelolaan aset negara tersebut.
PT Pertamina (2020–2022): Sebelum akhirnya berlabuh di BEI, Iman menduduki posisi Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha di raksasa energi nasional, Pertamina.
Hingga saat ini, alasan pasti di balik keputusan pengunduran diri Iman Rachman masih menjadi perbincangan di kalangan pelaku pasar.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan
-
Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi
-
Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau