Suara.com - Beredar selembaran informasi yang menawarkan lowongan pekerjaan atau loker di BUMN. Selembaran informasi itu tersebar di grup aplikasi pesan WhatsApp (WA).
Dalam selembaran itu, berisi informasi lowongan pekerjaan berbagai posisi yang akan ditempatkan di 44 perusahaan pelat merah. Informasi itu juga mencantumkan aturan dari penawaran pekerjaan itu yang berdasarkan pada UUD Pasal 27, Inpres Nomor 4/2022, Perpres Nomor 13/2018, dan Permen BUMN Nomor 11/2021.
"Rekrutmen Man Power BUMN Khusus Beneficial Ownership. Pendidikan minimal SMA-Tanpa dipungut biaya. Status: Pegawai Tetap," begitu informasi yang ditampilkan dalam selembaran tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa informasi dari selembaran itu adalah palsu alias hoax. Saat ini, satu-satunya proses rekrutmen bersama di BUMN dilakukan oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI).
"Hoax itu (informasi dalam selembaran)," ujar Arya kepada wartawan yang ditulis Jumat (9/12/2022).
Seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya Menteri BUMN Erick Thohir memberikan kesempatan masyarakat bisa berkarir di BUMN melalui Program Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2022 Batch 2.
Dalam RBB 2022 Batch 2, lanjut Erick, terbuka lowongan dari 38 BUMN yang siap menerima 898 calon pegawai. Melalui RBB, lanjut Erick, BUMN melakukan standarisasi kualitas talenta BUMN dengan pemanfaatan alat tes dan mekanisme yang sama dan standar untuk seluruh BUMN.
"RBB juga memungkinkan jangkauan rekrutmen yang lebih luas di seluruh Indonesia serta menjaga profesionalisme dan objektivitas dalam proses perekrutan," ucap Erick.
Sementara, Ketua Umum FHCI Alexandra Askandar menjelaskan, RBB 2022 Batch 2 ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta RBB 2022 Batch 1 yang belum berhasil untuk ikut mencoba kembali bersama peserta yang baru pertama kali mendaftar untuk memberikan upaya terbaiknya.
Baca Juga: Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya
Dia mengatakan calon pelamar yang sudah pernah mendaftar RBB 2022 Batch 1 pada April 2022 diberikan kemudahan untuk dapat langsung login di akun lama pada website pendaftaran dan melakukan update kelengkapan administrasi.
"Pendaftaran RBB 2022 Batch 2 akan dibuka dari tanggal 1-7 Desember 2022 melalui situs resmi: https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/home," kata Alexandra.
Alexandra menyampaikan, para pelamar dapat mengeksplorasi pilihan lowongan yang tersedia di berbagai bidang industri serta mempersiapkan berbagai persyaratannya yang sudah ditetapkan. Seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya apapun.
"Untuk itu, kami menghimbau para pelamar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Kementerian BUMN, FHCI atau BUMN," lanjutnya.
Alexandra memastikan Kementerian BUMN bersama FHCI dan pihak terkait terus memastikan setiap tahapan, proses seleksi, dan sistem pendukung dalam RBB 2022 Batch 2 berjalan dengan baik dan lancar, serta terhindar dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan berbagai kepentingan dan praktik kecurangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun