Suara.com - Poltracking baru saja merilis survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Menteri (8/12). Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Menteri dengan presentase kepuasan tertinggi kedua atau kinerja terbaik. Pengamat komunikasi Fatimah Ibtisam menilai survei dapat menjadi gambaran pendapat di tengah masyarakat.
Menurut Fatimah salah satu sisi yang membuat kinerja Erick Thohir positif di mata rakyat adalah keterbukaan dan siap dikritik. Erick, kata dia, terbukti transparan dalam menerapkan kebijakan dan terbuka akan masukan masyarakat. Salah satu buktinya adalah soal vaksinasi yang mana pemerintah mendengar aspirasi rakyat agar seluruh program vaksinasi gratis.
“Erick bersama jajaran pemerintah bersikap terbuka, transparan membuka data dan rencana program vaksin, serta mau menerima masukan. Salah satunya mengenai rencana vaksin berbayar yang akhirnya diubah menjadi sepenuhnya gratis,” ujar Fatimah.
Pengamat asal Universitas Indonesia ini menilai program vaksinasi massal adalah kinerja monumental. Erick yang menjadi ketua pemulihan ekonomi dan kesehatan, kata Fatimah, terbukti mampu menunaikan tugas secara tepat sasaran.
“Sekitar 230 juta penduduk Indonesia merupakan target program vaksinasi Covid-19 yang berjalan sejak tahun 2021. Saat itu, program vaksinasi masih ini tampak sangat sulit bahkan mustahil, apalagi dengan kondisi geografis Indonesia. Banyak komentar pesimistis mengenai program vaksinasi ini. Namun hal ini tak menggoyahkan Erick Thohir beserta segenap satgas Covid-19,” ujarnya.
Tak hanya itu, Erick juga menyiapkan penunjang vaksin, yaitu sistem berbasis teknologi yang menyatukan data masyarakat, kesehatan, serta vaksinasi, yang terintegerasi.
“Erick Thohir juga mendorong riset dan penelitian vaksinasi Covid-19, terutama yang dilakukan BUMN yang bergerak di bidang kesehatan,” ujar Fatimah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya