Suara.com - Sejak dideklarasikan menjadi bakal calon presiden 2024 oleh Partai NasDem, Anies Baswedan memang terlihat aktif melakukan lawatan politik ke berbagai daerah Indonesia.
Yang terbaru, Anies mengunjungi sejumlah daerah di Papua. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menghadiri perayaan Natal Nasional Partai NasDem di Auditorium Universitas Cenderawasih, Papua.
Namun kunjungan Anies ke Papua ternyata menuai pro dan kontra, apalagi karena keikutsertaan seorang pejabat dalam lawatan tersebut.
Hal inilah yang disoroti oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus. Pemilik akun Twitter @Miduk17 itu mengkritik keras keberadaan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate yang tampak mendampingi Anies di Papua.
Jhon yang dikenal sebagai loyalis Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo itu memberi komentar miring atas kehadiran Johnny yang dianggap membantu Anies berkampanye kendati masih berstatus sebagai menteri Presiden Joko Widodo. Johnny sendiri menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai NasDem.
"Johnny Plate masih Menteri Kabinet Indonesia Maju kan? Lalu untuk apa dia ikut KAMPANYE Capres #BapakPolitikIdentitas di Papua?" cuit Jhon, dikutip pada Minggu (11/12/2022).
"Ini MEMALUKAN untuk Partai NASDEM, ga punya ETIKA politik. Ini keterlaluan, AJI MUMPUNG namanya. Orang-orang MISKIN INTEGRITAS mesti DIPECAT," tulisnya lebih lanjut.
Bahkan, bukan cuma di satu cuitan, Jhon juga meluapkan kemarahannya di unggahan terpisah. Kali ini ia menyoroti peran menteri yang semestinya membantu presiden mengatasi masalah rakyat alih-alih mengekori safari politik seorang bacapres.
Kali ini dengan tegas Jhon mendesak Johnny untuk mundur saja dari jabatannya. Apalagi karena belakangan posisi Partai NasDem di koalisi pemerintahan Jokowi memang seolah semakin berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Penampakan Anies Hadiri Pesta Pernikahan Kaesang Dan Erina, Malah Jadi 'Buruan' Emak-emak
"Menteri itu membantu TUGAS PRESIDEN, bukan membantu Tugas Bapak Politik Identitas. Bila merasa tak mampu BEKERJA untuk Rakyat dan ingin KAMPANYE saja, MUNDUR adalah pilihan paling bijaksana. Semakin lama duduk di kabinet, semakin menunjukkan miskinnya INTEGRITAS," tegas Jhon.
Pemilik akun tampak mengunggah foto-foto lawatan Anies yang memperlihatkan sosok Johnny. Namun ia dengan sengaja menutupi wajah Anies dengan stiker.
Cuitan Jhon Sitorus sendiri membuat tanggapan publik terbelah. Sebagian pihak mengamini apa yang disampaikan, mengingat Johnny G Plate saat ini masih aktif menjabat sebagai Menkominfo.
Namun sebagian warganet malah berbalik mengkritik Jhon Sitorus yang dianggap standar ganda. Publik lalu beramai-ramai "menyeret" Menteri BUMN Erick Thohir yang dijadikan panitia pernikahan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang diselenggarakan akhir pekan ini.
"Baiknya nasdem keluar dari koalisi, jangan jadi ban**," komentar warganet.
"Lo makin lama sepertinya makin GOB*** ya jhon??? Itu menteri yang ikut-ikut dalam penrikahan anak Pak Jokowi gak lo komentarin jhon?" sindir warganet lain.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Anggap Polarisasi Wajar: 'Tapi Harus Sehat'
-
Istri Anies Baswedan Puji Setinggi Langit Penampilan Erina Gudono: Cantik, Cantik Banget
-
Pj Gubernur Heru Budi Sengaja Disiapkan Ahok buat Bongkar Kebobrokan Anies, Benarkah?
-
Polemik Kader PAN Riau Ikut Deklarasi Anies Baswedan, Zulkifli Hasan Angkat Bicara
-
Bukan Salah Anies Baswedan Berkhianat, Prabowo Terlalu Nafsu Nyapres Walau Kalah Terus, Pengamat: Tak Beri Kesempatan Orang Lain!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa