Suara.com - Mantan bos bursa kripto FTX, Sam Bankman-Fried nampaknya akan hidup di balik jeruji penjara seumur hidupnya. Pasalnya, dia dituntut hukuman maksimal 115 tahun penjara oleh kejaksaan Amerika Serikat (AS).
Seperti dilansir Reuters, Kejaksaan AS menyatakan Bankman-Fried bersalah atas delapan dakwaan. Kejaksaan menuding pria 30 tahun tahun itu melakukan penipuan dan melanggar undang-undang keuangan kampanye.
Selain itu, Bankman-Fried juga dituduh menyalahgunakan dana para pelanggannya.
Jaksa New York AS, Damian Williams menyebut, Bankman-Fried juga menyumbangkan dana ilegal dari nasabah untuk kampanye partai Demokrat dan Republik.
"Meski ini merupakan pengumuman publik pertama kami, tapi ini bukan yang terakhir. Bankman-Fried mendapatkan puluhan juta dolar dalam kontribusi kampanye," ujar Williams seperti dikutip, Rabu (14/12/2022).
Selain itu, dalam dakwaan Bankman-Fried terlibat untuk menyalahgunakan dana nasabah, lewat sejumlah skema-skema jahat. Kegiatan itu, dalam rangka pembayaran utang dan menggunakan dana ilegal itu untuk berinvestasi atas nama hedge fund miliknya Alameda Research.
Untuk diketahui sebelumnya, setelah perusahaannya bangkrut, Bankman-Fried ditangkap oleh Kepolisian Bahama.
"Polisi Bahama telah menangkap Sam Bankman-Fried, pendiri pertukaran cryptocurrency FTX yang runtuh," kata Jaksa Agung Bahama Ryan Pinde seperti dikutip dari BBC News, Selasa (13/10/2022).
Penangkapan ini dalam rangka persidangan atas penyelewengan dana investasi oleh Bank-man Fried. Dia diperkirakan akan memberikan kesaksian di depan US House Financial Services Committee pada Selasa ini.
Baca Juga: Pendiri FTX Sam Bankman-Fried Ditangkap Usai Transfer Uang Triliunan ke 'Mantan Pacar'
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter
-
Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir
-
Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'
-
Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital
-
Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz
-
IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI