Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) catat kinerja positif dengan total penjualan ritel meningkat 8 persen apabila dibandingkan Oktober 2022 dengan jumlah total sebanyak 8.218 unit. Peningkatan tersebut dapat terlihat dari pertumbuhan penjualan ritel All New Ertiga dan XL7.
“Pertumbuhan penjualan yang semakin baik kami rasakan di bulan November, terutama untuk All New Ertiga. Bahkan November ini menjadi salah satu capaian yang terbaik karena berikan catatan penjualan ritel tertinggi sepanjang tahun 2022 yang didominasi oleh mobil penumpang. Salah satu keunggulan yang dimiliki produk Suzuki di sektor efisiensi dan daya tahan semakin dikenal secara luas melalui tersematnya mesin K15 seperti yang terpasang di All New Ertiga, XL7, dan New Carry,” kata Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS Randy R. Murdoko.
Sebagai salah satu kontributor dalam penjualan Suzuki di November, penjualan ritel All New Ertiga secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar 23 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Tingginya penjualan ini ditopang All New Ertiga Hybrid yang berkontribusi sebesar 65 persen dari total penjualan seluruh varian All New Ertiga di November 2022. All New Ertiga memberikan kontribusi sebesar 12 persen bagi total penjualan ritel Suzuki.
Selain All New Ertiga, kontributor selanjutnya di November 2022 adalah XL7. Penjualan ritel XL7 mengalami peningkatan 16 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. XL7 sendiri berkontribusi sebesar 18 persen untuk total penjualan ritel Suzuki di bulan November 2022.
Bila dibandingkan dengan Oktober 2022, adanya peningkatan penjualan ritel yang dialami oleh All New Ertiga dan XL7 di November memberikan catatan yang positif berupa peningkatan penjualan sebesar 12 persen bagi kategori passenger car Suzuki.
Tersematnya mesin K15 di produk mobil Suzuki memiliki keunggulan yang ditunjang oleh perpaduan desain mekanis yang presisi serta minim gesekan, bahan aluminium yang ringan, dan teknologi Variable Valve Timing(VVT) yang pintar dalam mengatur kinerja mesin sehingga menciptakan performa lebih baik, emisi gas buang lebih rendah dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Rancangan dan teknologi tersebut membuat daya tahan mesin K15 turut lebih baik. Hal tersebut menjadi nilai tambah bagi pelanggan karena membuat perawatan jadi lebih mudah dan biaya lebih terjangkau.
Baca Juga: Smart Gathering Jambore Suzuki Club 2022 Hadirkan Belasan Komunitas
Berita Terkait
-
Hingga November 2022, Penjualan Mobil Grup Astra Mencatat Kenaikan 19,2 Persen
-
iPhone 14 Plus Masih Tak Laku, Senasib iPhone 13 Mini
-
Best 5 Oto: Beli Wuling Air ev Pakai Program YES, Fitur Video Call TOS untuk Dapatkan Mobil Baru, Suzuki Gelar Jambore
-
Andalkan Carry dan XL7, Suzuki Tidak Berencana Hentikan Produksi APV
-
Smart Gathering Jambore Suzuki Club 2022 Hadirkan Belasan Komunitas
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI