Suara.com - Presiden China Xi Jinping mengatakan, produk domestik bruto (PDB) negara yang ia pimpin capai 120 triliun yuan sepanjang tahun 2022.
"Perekonomian China masih terbesar kedua di dunia dan masih terus membangun," kata dia dalam pidato menyambut Tahun Baru 2023 di Beijing, Sabtu (31/12/2022).
Ia menjelaskan sejumlah contoh menguatnya perekonomian seperti sejumlah zona percontohan perdagangan bebas dan Pelabuhan Perdagangan Bebas (FTP) Hainan telah berkembang pesat, program inovatif di wilayah pesisir, percepatan pembangunan di wilayah tengah dan barat, program revitalisasi di timurlaut, dan pembangunan besar-besaran di perbatasan untuk menciptakan kemakmuran masyarakat.
Menurut Xi, selama rakyat China tetap percaya diri dan berusaha untuk maju, maka semua tujuan pembangunan nasional akan tercapai.
"Pada kunjungan saya ke Hong Kong awal tahun ini, saya sangat senang melihat bahwa Hong Kong telah memulihkan ketertiban dan bersiap untuk membangun lagi. Dengan penerapan 'Satu Negara, Dua Sistem', Hong Kong dan Makau pasti akan menikmati kemakmuran dan stabilitas jangka panjang," kata pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.
Ia mengklaim, meski kini dunia terancam krisis, negaranya masih bisa melakukan panen raya selama 19 tahun berturut-turut sehingga ketersediaan pangan untuk rakyat tetap terjamin.
Pemerintahan China telah mengonsolidasikan pencapaian pengentasan kemiskinan, revitalisasi perdesaan secara menyeluruh, serta mengeluarkan kebijakan pemotongan pajak dan biaya lain untuk meringankan beban pebisnis, dan melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kesulitan rakyatnya.
Sejak pandemi COVID-19 melanda, pemerintahannya memilih kebijakan dengan mengutamakan keselamatan jiwa rakyatnya.
"Kini kita telah memasuki fase baru tanggap COVID-19 dan tantangan berat tetap ada. Setiap orang bertahan dengan penuh kesabaran. Cahaya harapan ada tepat di depan kita. Mari kita bekerja keras untuk melewatinya karena ketekunan dan solidaritas akan berbuah kemenangan," kata Sekretaris Jenderal CPC tiga periode itu.
Baca Juga: Efek PPKM Dicabut, Tidak Ada Lagi Sanksi untuk Kerumunan
Xi merasa bangga kepada rakyatnya yang masih sibuk bekerja hingga saat ini.
"Mari kita sambut sinar mentari pertama di tahun 2023 dengan harapan terbaik untuk masa depan yang lebih cerah. Saya mengucapkan selamat Tahun Baru kepada Anda semua dan semoga semua keinginan Anda menjadi kenyataan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Drama Baru Liu Yifei dan Li Xian Tayang Awal Januari 2023, Ini Sinopsisnya
-
Ekonomi Sulit usai Ditinggal RD? Denise Chariesta Tak Bisa Gaji Karyawan
-
Tahun Baru 2023, Premium RON 80 Ditiadakan, Revvo 89 juga kena Getahnya
-
6 Gejala Omicron BF.7 yang Banyak Dikeluhkan, Varian Sudah Masuk Indonesia!
-
Efek PPKM Dicabut, Tidak Ada Lagi Sanksi untuk Kerumunan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun