Suara.com - Harga minyak mentah dunia anjlok pada perdagangan Rabu (4/1/2023) waktu Amerika Serikat atau Kamis (5/1/2023) pagi waktu Indonesia/WIB. Penurunan harga itu disebabkan pada kekhawatiran Covid-19 di China. Penurunan ini juga diikuti oleh harga BBM Pertamina non subsidi yang ikut turun.
Melansir CNBC, harga Brent berjangka dibanderol sebesar USD 77,84 per barrel, atau turun 5,2%. Sedangkan itu, harga West Texas Intermediate turun 5,3% menjadi USD 72,84.
Sama dengan minyak dunia, Harga BBM Pertamina juga resmi turun pada awal tahun 2023. Adapun, harga BBM yang turun pada jenis non subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Mengutip dari situs resmi Pertamina, harga BBM jenis Pertamax di wilayah Pulau Jawa turun Rp 1.100/liter menjadi Rp 12.800/liter dari sebelumnya Rp 13.900/ liter.
Selanjutnya, harga Pertamax Turbo juga turun Rp 1.150/liter menjadi Rp 14.050/liter. Lalu, harga BBM Dexlite dipatok sebesar Rp 16.100/liter atau turun Rp 1.200.
Kemudian, harga Pertamina Dex juga terpantau turun Rp 2.050/liter menjadi Rp 16.750/liter.
Adapun berikut deretan harga BBM Pertamina per Provinsi:
Aceh
Pertamax Rp 12.800
Pertamax Turbo Rp 14.050
Dexlite Rp 16.150
Pertamina Dex Rp 16.750
Free Trade Zone Sabang
Dexlite Rp 16.150
Baca Juga: Alasan Harga BBM Swasta Harus Lebih Mahal dari Pertamina
Sumatera Utara
Pertamax Rp 13.050
Pertamax Turbo Rp 14.350
Dexlite Rp 16.500
Pertamina Dex Rp 17.100
Sumatera Barat
Pertamax Rp 13.050
Pertamax Turbo Rp 14.350
Dexlite Rp 16.500
Pertamina Dex Rp 17.100
Riau
Pertamax Rp 13.300
Pertamax Turbo Rp 14.650
Dexlite Rp 16.850
Pertamina Dex Rp 17.450
Kepulauan Riau
Pertamax Rp 13.300
Pertamax Turbo Rp 14.650
Dexlite Rp 16.850
Pertamina Dex Rp 17.450
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax Rp 13.300
Pertamax Turbo Rp 14.650
Dexlite Rp 16.850
Pertamina Dex Rp 17.450
Jambi
Pertamax Rp 13.050
Pertamax Turbo Rp 14.350
Dexlite Rp 16.500
Pertamina Dex Rp 17.100
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat