Suara.com - Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang digaungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru-baru ini menuai sorotan dari publik Indonesia di media sosial.
Pasalnya, sejumlah harga barang yang dijual dalam layanan SIPLah jauh lebih mahal dibandingkan dengan barang serupa yang dijual di platform online atau e-commerce.
Diskusi perihal ini awalnya dicuitkan oleh salah seorang warganet @/ko****ma yang menyoroti perubahan dalam sistem pendidikan nasional usai Mendikbud dijabat oleh Nadiem Makarim.
"Serius nanya, apa perubahan yang berarti dalam sistem pendidikan kita saat in?" tanya dia, dalam cuitannya pada Selasa (17/1/2023) lalu.
Salah seorang netizen lantas membalas cuitan tersebut dengan menyebut bahwa sistem fasilitas dana BOS saat ini sudah lebih baik berkat SIPLah.
"Sistem pengadaan fasilitas sekolah melalui dana BOS mestinya udh jauh lebih baik ya, semenjak adanya SIPLAH. Skrg uangnya gak diberikan secara cash, tapi credit di akun SIPLAH masing2 sekolah," ujar As***r.
Sayangnya, cuitannya tersebut dibalas oleh ratusan warganet yang mencoba mencari tahu harga sejumlah barang yang dijual melalui SIPLah yang ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan e-commerce.
Salah satunya, harga flashdisk merk Sandisk dengan kapasitas 32 Gb dijual dengan harga Rp100.000 di SIPLah. Padahal, di Tokopedia, flashdisk serupa dijual hanya Rp45.000 saja.
Pengunggah cuitan tersebut, Ko**i juga menanggapi cuitan itu dengan unggahan harga laptop yang luar biasa mahal. Dalam unggahannya, ia menyebut sebuah laptop merk Asus dijual hingga Rp19.980.000 di SIPLah. Sementara, di Tokopedia, hanya berkisar Rp8 juta hingga Rp9 jutaan saja.
Baca Juga: Ulah Wartawan Bodrek di Tasikmalaya, Marah-marah Nanya Soal Dana BOS Berujung Malak
"Asus (gak tau modelnya apa) di siplah hampir 20jt, search processor sejenis di tokped gak ada yg sampe 10jt. Yg lbh kocag, laptop buatan dalam negeri paling mahal Ajig…di level Institusi Pendidikan loh ini," ujar dia.
Sejumlah netizen lantas protes ke Nadiem Makarim karena harga yang kelewat mahal. "Waduh gimana nih Pak Nadiem?"
Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan besar bagi warganet. Bagaimana bisa, layanan yang disediakan Kemendikbud justru menjual barang elektronik jauh lebih mahal dari pasaran?
Mengenal SIPLah
Melansir dari situs resmi kemendikbus, SIPLah adalah inovasi dalam pengadaan barang/jasa Satuan Pendidikan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi Satuan Pendidikan (Satdik) dalam administrasi dan pelaporan serta bagi UMKM untuk turut serta hadir sebagai penyedia barang dan jasa di SIPLah.
Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Satuan Pendidikan melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah), informasi tersebut sangat penting bagi para pemangku kebijakan, terutama Pemerintah Daerah, Satuan Pendidikan serta bagi UMKM.
Berita Terkait
-
Viral Dihujat Netizen, 2 Siswa SMP 1 Ciawi Bogor Ketiban Rejeki Runtuh?
-
Dihujat Netizen, Agnez Mo hingga Nadiem Makarim Ramai-ramai Dukung Siswa SMP 1 Ciawi Atlet Dance Sport
-
Ekpresi Datar Nadiem Makariem Dan Retno Marsudi di HUT PDIP Jadi Sorotan, Padahal Lainnya Tertawa
-
Bagaimana Cara Cek Pengumuman Kuota SNBP 2023? Kunjungi snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
-
Apa Perbedaan SNMPTN dan SNPMB? Simak Penjelasan Jalur Masuk PTN Terbaru di Sini!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?