Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meminta seluruh kepala desa (kades) untuk membuat inovasi langkah pengentasan kemiskinan yang ada di daerahnya masing-masing. Seperti inovasi pengumpulan dan validasi data warga miskin, inovasi menangani warga miskin hingga inovasi pengalokasian dana bantuan yang diguyur pemerintah.
Hal itu disampaikan Ganjar kepada para kades, saat memimpin rapat koordinasi bersama antara Pemprov Jawa Tengah dengan Pemkab Wonogiri, Pemkab Sragen dan Pemkab Klaten terkait pengentasan kemiskinan ekstrem di Kantor Kades Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Ganjar menyebutkan, model-model pemerintahan di tingkat desa adalah model yang paling unik dan fleksibel untuk menjalankan pemerintahan. Sehingga lebih banyak inovasi yang dapat dilakukan kades di wilayahnya.
"Inovasi di desa kan banyak sekali sebenarnya, aplikasi banyak, model komunikasi sosialnya banyak, model-model manajemen dan leadership di level desa karena desa itu unik juga banyak," kata Ganjar.
Ganjar mencontohkan, ada salah satu kades di Kabupaten Wonogiri yang membuat inovasi dalam mencegah stunting di desanya dengan membuat program Nguji Canting (Nguntoronadi Nyawiji Cegah Stunting) dan Canting Surga (Cegah Stunting Berbasis Keluarga) di Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.
Program tersebut bahkan membuat Kabupaten Wonogiri menerima penghargaan dari Ganjar, sebagai Kabupaten Perintis Aksi Pencegahan Stunting Terintegrasi pada tahun 2021 silam.
Ganjar pun mengharapkan para kades di seluruh Jawa Tengah dapat saling bertukar pengalaman dan mengadopsi langkah-langkah pengentasan kemiskinan, sehingga adanya inovasi para kades dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen.
"Maka banyak praktik baik yang dapat diadopsi oleh yang lain. Kita punya pengalaman-pengalaman yang bagus. Bahkan Kementerian Keuangan pernah mengeluarkan buku praktik-praktik baik pengelolaan pemerintahan desa di seluruh Indonesia," jelas Ganjar.
"Nanti kita pilih mana yang bisa kita aplikasikan untuk penurunan angka kemiskinan ekstrem, nah itulah yang nanti akan kita dorong," lanjut Ganjar.
Baca Juga: Ini Jurus Ganjar Cegah Radikalisme dan Bullying di Sekolah
Pada saat memberikan pengarahan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Grobogan kemarin, Ganjar secara resmi telah memberikan izin kepada seluruh bupati, wali kota dan kades untuk memprioritaskan alokasi dana bantuan untuk percepatan penurunan kemiskinan.
Oleh sebab itu, dengan dimudahkannya akses dana bantuan dan pengalokasiannya oleh Ganjar, para kades juga diminta untuk membuat inovasi-inovasi agar kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah bisa menurun dengan cepat hingga tahun 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026