Suara.com - Sebanyak 12 gerai Transmart yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung tutup permanen sepanjang tahun 2022. Kabar tersebut beredar usai video yang memperlihatkan gerai Transmart sepi pengunjung pun viral.
Faktor yang mempengaruhinya diduga pengunjung mengeluhkan harga barang yang dijual di Transmart terlalu mahal dibandingkan ritel modern lainnya. Berkenaan dengan itu, menarik mengetahui harta kekayaan Chairul Tanjung
Menurut Forbes, harta kekayaan Chairul Tanjung usai 12 gerai Transmart miliknya tutup yakni USD5,3 miliar atau setara dengan Rp78,9 triliun dengan kurs Rp14.900 USD. Chairul Tanjung pun menjadi orang ke-6 dalam 50 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes 2022.
Namun, kekayaan bapak Putri Tanjung itu pun menurun. Sebelum Forbes mengumumkan daftar tersebut, harta kekayaan Chairul Tanjung bahkan menyentuh USD8,3 miliar atau Rp123,6 triliun. Diketahui terdapat penyusutan sekitar Rp44,7 triliun setelah daftar Forbes tersebut dirilis.
Sebelumnya, Transmart dikabarkan tutup sebanyak 7 gerai. Vice President Corporate Communication Transmart Satria Hamid mengatakan sebanyak 7 dari 95 gerai tutup permanen dan bertahap sejak pandemi Covid-19.
Langkah penutupan itu terpaksa dilakukan agar efisiensi terlaksana di tengah krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Satria menyampaikan, pihaknya telah melakukan serangkaian strategi agar Transmart mampu bertahan.
Strategi tersebut yakni berupa undangan konsumen ke gerai, mengunjungi rumah konsumen, menjual produk ritel dengan trolley keluar. Namun, usaha tersebut tak mengembalikan jumlah pengunjung seperti sebelumnya.
"Kita sudah melakukan berbagai rangkaian strategi untuk toko itu sehat dan survive. Tapi kalau toko tersebut tidak bisa survive, tentunya kita harus ambil langkah efisiensi," terang Satria.
"Artinya opsi tutup tidak bisa kita hindari. Kita tutupnya juga satu satu bukan yang serentak gitu. Kita lihat, kita analisa dan kita kuatkan toko tersebut. Kalau memang tidak bisa ya sudah kita tutup," sambungnya.
Baca Juga: Babak Belur, Miliarder Gautam Adani Kehilangan Uang Rp 1.490 Triliun
Sekilas tentang Transmart Carrefour
Transmart Carrefour milik Chairul Tanjung itu dimilikinya melalui PT Trans Retail. Carrefour awalnya adalah perusahaan Prancis yang masuk ke Indonesia. Pihaknya menggunakan jasa konsultan bisnis untuk mencari mitra bisnis potensial di Indonesia.
Selanjutnya kesepakatan penjualan saham Carrefour Indonesia ke Chairul Tanjung pun resmi terjadi di Prancis pada 12 Maret 2010. Chairul pun menguasai 40% kepemilikan saham senilai USD300 juta yang kemudian menjadi PT Trans Retail Indonesia.
Dua tahun kemudian, Chairul Tanjung pun membeli seluruh saham Carrefour Indonesia tepatnya pada 19 November 2012. Kemudian, Trans Retail mengakuisisi 100% saham Carrefour Indonesia dengan membeli sahamnya sebesar 60% dari sisa kepemilikan senilai USD750 juta.
Namun, ternyata sebanyak 12 gerai kini sepi pengunjung sehingga terpaksa tutup.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
7 Transmart Milik Konglomerat Chairul Tanjung Tumbang
-
Bukan AHY dan Aher, Tokoh Non Partai Ini Dinilai Bisa Jadi Pendamping Anies di Pilpres 2024
-
Rekomendasi Mall Semarang Paling Nyaman untuk Nonton Bioskop, Ini Daftarnya
-
Cara jadi Tajir Versi 5 Orang Kaya Raya di Indonesia
-
5 Orang Terkaya Yang Ada di Indonesia
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja