Suara.com - Asosiasi maskapai penerbangan nasional (INACA) bekerja sama dengan pabrik pesawat Airbus mengadakan seminar dan demonstrasi terkait Upset Prevention and Recovery Training (UPRT) pada tanggal 15 sampai dengan 22 Februari 2023.
UPRT adalah kombinasi pengetahuan teoretis dan pelatihan terbang dengan tujuan memberikan kompetensi kepada awak pesawat untuk dapat mengenali dan kemudian mencegah atau memulihkan diri dari kondisi upset (membingungkan).
Acara seminar diselenggarakan di Hotel Swissotel PIK, Jakarta pada 15 Februari (introduction) dan 22 Februari (conclusion) 2023. Sedangkan sesi demonstrasi dilaksanakan di Lion Group Training Center, Tangerang pada tanggal 16, 17, 18, 20 dan 21 Februari 2023.
Seminar dan demonstrasi tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja. Acara diskusi diikuti oleh staf yang terlibat dalam definisi dan kualifikasi program UPRT di maskapai penerbangan serta pilot inspektur/instruktur yang mempunyai type rating Airbus maupun dan non-Airbus. Sedangkan acara demonstrasi hanya khusus untuk pilot inspektur/instruktur yang mempunyai type rating Airbus maupun dan Non-Airbus.
Menurut Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja, acara ini merupakan kelanjutan dari workshop UPRT yang diselenggarakan oleh INACA bekerja sama dengan Airbus pada 7 dan 14 Februari 2022 lalu.
“Seminar dan demonstrasi ini merupakan dukungan INACA dan Airbus untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang aviasi serta meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia. Selain itu juga untuk mendukung persiapan implementasi penuh UPRT di Indonesia,” ujar Denon.
Seperti diketahui, UPRT merupakan mandatori dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) sehingga harus diimplementasikan di setiap negara anggotanya.
Bagi Airbus, pencegahan kehilangan kendali dalam penerbangan perlu diperkuat dengan melatih pilot melalui UPRT, selain penggunaan pesawat generasi terbaru yang dilengkapi dengan pelindung keselamatan penerbangan.
Tujuan UPRT adalah untuk meningkatkan keselamatan dengan memberikan pilot latar belakang teori yang kuat bersama dengan pelatihan praktis terkait. Hal ini akan terlaksana efektif dengan penggunaan simulator, personil yang sesuai dengan pesawat yang digunakan dalam operasi sehari-hari, dan keterlibatan instruktur yang kompeten. Oleh karena itu, pelatihan yang menyeluruh dan kompetensi instruktur merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program UPRT oleh operator.
Baca Juga: Sosok Kapten Philips Mehrtens, Pilot Susi Air Diduga Disandera TPNPB-OPM
Lebih lanjut Denon menyatakan bahwa selain untuk mendukung keselamatan penerbangan, kegiatan ini juga dapat berimbas pada bisnis penerbangan nasional.
“Dengan keselamatan penerbangan yang semakin baik maka kepercayaan masyarakat terhadap penerbangan nasional juga semakin tinggi sehingga bisnis penerbangan juga dapat semakin berkembang,” ujar Denon.
Kegiatan ini sangat penting dalam membantu pemulihan penerbangan nasional terutama pada saat sekarang ini di mana bisnis penerbangan nasional sedang dalam kondisi rebound pasca terdampak pandemi Covid-19. Dengan transportasi udara yang semakin berkembang, diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan perekonomian nasional.
Adapun beberapa agenda penting dalam seminar terkait UPRT ini adalah:
- Reminders on UPRT
- Overview of theoretical training
- Presentation of the practical session
- Key elements for pilots & Instructors
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026