Suara.com - Mak Ganjar Provinsi Banten terus menggalakan upaya pencegahan stunting melalui rangkaian kegiatan "Gebyar Kesehatan" yang dilaksanakan di Jalan Kp Sawah, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak pada anak berusia dua tahun atau yang kerap disebut dengan 1000 hari pertama kehidupan (HPK).
Beragam dampak panjang dari stunting mulai dari penurunan kemampuan kognitif, hingga kekebalan tubuh yang rendah.
Sukarelawan Ganjar Pranowo itu pun menggandeng penyuluh kesehatan setempat untuk melakukan imunisasi, pemberian vitamin A untuk anak usia 6-11 bulan dan anak usia 12-59 bulan, obat cacing, senam bersama, serta penyuluhan ibu hamil.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Banten, Siti Hani menyebut sosialisasi, edukasi, dan gerakan pencegahan stunting ini semata-mata demi menurunkan angka stunting di Kabupaten Tangerang dengan prevalensi 21,1 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022.
"Supaya anak-anak di wilayah Kabupaten Tangerang khususnya Lengkong Kulon dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Disertai kemampuan emosional sosial dan fisik yang kuat supaya mereka siap untuk belajar, mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global," ucap Hani.
Menurut Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, di tahun 2022 masih ada sekitar 9 ribuan kasus stunting pada wilayah tersebut.
Diperlukan kerjasama seluruh pihak dalam memperhatikan kondisi kesehatan dan intervensi gizi ibu hamil dan anak balita.
Untuk itu, Hani mengajak kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita agar rutin mengecek kondisi kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, memberikan asi eksklusif enam bulan, serta rajin berolahraga.
Baca Juga: Bisakah Kampanye Isi Piringku Turunkan Angka Stunting di NTB?
"Imbauan untuk ibu-ibu hamil itu diharapkan untuk memeriksakan kehamilannya secara berkala dan untuk anak-anak diperiksa juga secara berkala supaya anak-anak tetap sehat dan ibu-ibu hamil juga tetap sehat," jelas Hani.
Pada kesempatan tersebut Mak Ganjar juga memberi apresiasi kepada ibu dan anak yang telah menyelesaikan asi eksklusif serta skrining penyakit tidak menular (PTM); gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Pipin Hidayati (24) salah satu ibu hamil asal Desa Lengkong Kulon mengatakan Gebyar Kesehatan yang digelar Mak Ganjar Banten ini memang diperlukan bagi masyarakat khususnya ibu hamil maupun anak-anak balita.
"Menurut aku sangat bermanfaat karena mencakup beberapa hal dari mulai imunisasi, ibu hamil, dan ada senam juga. Jadi, efektif untuk mencegah stunting," jelas Pipin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bank Indonesia Dorong Optimalisasi Rp2.500 Triliun Kredit "Menganggur"
-
Kemenkeu Kantongi Rp 40 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
-
Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan
-
Endus Gratifikasi Mobil Alphard Pejabat Kemenkeu, Purbaya Akan Hubungi KPK
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI
-
Strategi Gojek Hindari Driver yang Meninggal Dunia Saat On Bid
-
Susul ANTM dan PTBA, PT Timah Juga Kembali Nyandang Nama Persero
-
Danantara: Perusahaan China, Prancis, Hong Kong, Jepang dan Singapura Lolos Seleksi PSEL