Suara.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan pondok pesantren (Ponpes) relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar (SDG) Lampung menyalurkan bantuan ke Ponpes Al-Falah di Lampung Tengah. Bantuan yang diberikan berupa bahan material pembangunan dan bibit ikan lele.
Koordinator Cabang Santri Dukung Ganjar Lampung Tengah, Muhammad Miftahul Ahsan mengatakan, penyerahan bantuan disambut baik oleh pimpinan pesantren dan santri yang ada.
“Alhamdulillah dengan berkat dan rahmat Allah, kegiatan ini berjalan lancar. Kami sudah menyerahkan material pembangunan seperti pasir, semen, cat, dan lainnya. Terdapat juga bibit ikan lele yang bisa bermanfaat dan dikelola,” ujar Miftahul Ahsan, di Ponpes Al-Falah, Anak Tuha, Lampung Tengah.
Ahsan berharap, dengan adanya bantuan yang diberikan bisa mempercepat pembangunan Ponpes. Karena menurutnya, Ponpes sendiri merupakan tempat menimba ilmu bagi para generasi penurus.
“Tadi kami juga doa bersama untuk Ponpes sehingga menjadi lebih baik lagi dari sisi pembangunan. Kemudian doa untuk keselamatan semua dan Pak Ganjar,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al-Falah Ibnu Atoillah mengucapkan syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Santri Dukung Ganjar. Menurutnya, bantuan yang diberikan bisa mempercepat pembangunan Ponpes.
“Alhamdulillah atas nama pengurus Ponpes mengucapkan ribuan terima kasih. Karena dari kemarin pun tidak ada rencana, hari ini diberi kelancaran untuk pembangunan dari relawan Pak Ganjar,” kata Ibnu Atoillah.
Ibnu pun berharap, agar Indonesia ke depan bisa dipimpin oleh sosok yang merakyat dan peduli dengan pesantren.
“Kami keluarga Ponpes Al-Falah juga turut mendoakan, semoga Pak Ganjar diberi kelancaran. Karena kami mengakui bahwasanya beliau orang yang merakyat, jenius, tegas, dan disenangi rakyat,” pungkas dia.
Baca Juga: Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Para Waria di Yogyakarta, Shinta Ratri Wariskan Sebuah Koperasi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026