Suara.com - Kiyai Muda Jawa Timur (Jatim) Dukung Ganjar terus berkomitmen membuat pesantren sebagai cikal bakal lahirnya UMKM baru. Dengan begitu, lapangan pekerjaan makin terbuka.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, relawan pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar pertemuan bertema Sarasehan Pesantrenpreneur Membangun Kemandirian Ekonomi Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Koordinator Wilayah (Korwil) Kiyai Muda Jawa Timur Ali Baidlowi menyatakan pihaknya menggelar pertemuan sekaligus doa bersama agar UMKM di lingkungan ponpes dan warga sekitarnya bisa tumbuh dan berkembang sehingga nanti bisa membuat lapangan pekerjaan baru.
"Kami mengadakan Sarasehan Pesantrenpreneur di ponpes ini. Kami menjelaskan kepada santri dan warga sekitar pesantren bagaimana membuat UMKM dengan baik," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Gus Ali ini mengatakan pesantrenpreneur bertujuan membangun minat para santri dan masyarakat di lingkungan pesantren agar mau berwirausaha dengan menciptakan UMKM.
"Kami membangkitkan santripreneur dan pesantrenpreneur di sini salah satunya agar santri memiliki usaha setelah lulus nanti," kata setelah kegiatan sarasehan entrepreneur itu.
Menurut Gus Ali, pihaknya melihat di Desa Bungah ada 25 UMKM yang eksis dan bisa menghidupi satu desa. Contohnya, perajin peci songkok, rebana, dan beduk. Kemudian, dia mengajak para peserta sarasehan untuk bisa mengambil pelajaran mencontohnya.
"Santri diharapkan bisa mengambil contoh itu dan terinspirasi untuk membuat usaha setelah nanti lulus," ungkapnya.
Dalam sarasehan tersebut, dijelaskan tentang awal membuat usaha yang baik hingga memperkenalkan UMKM di Desa Bungah, Gresik, agar para santri mendapat masukan dan referensi untuk menciptakan UMKM kelak setelah lulus dari pesantren.
Baca Juga: Rumah BUMN Tarutung Jadi Wadah Pengembangan UMKM untuk Terus Berkembang
"Kami beri wawasan dahulu. Ketika tahu cara bekerja dan memanage yang baik, buat organisasi dan usaha yang baik, para santri akan terbiasa. Kedua, kami kenalkan UMKM tersebut yang menjadi referensi bagi mereka untuk membuat UMKM sehingga tercipta lapangan pekerjaan," ujar Gus Ali.
Pria asal Bojonegoro ini berharap para santri dan warga di sekitar ponpes tersebut bisa mengambil pelajaran dan referensi agar ke depan sukses membangun UMKM.
"Kami berharap santri dan warga sekitar sering menghadiri sosialisasi soal UMKM agar nanti Indonesia, khususnya di Jawa Timur, banyak berkembang UMKM dan memberikan banyak lapangan pekerjaan," katanya.
Pembina Pondok Pesantren Zainal Abidin Bungah Muhammad Zainal Arifin mengatakan sarasehan ini penting untuk diikuti untuk menambah pengetahuan dan wawasan santrinya agar tertarik berkecimpung di dunia UMKM.
"Acara ini luar biasa. Sangat menarik sekali. Semoga apa yang diniatkan dapat terwujud," ungkapnya.
Zainal menekankan bahwa sarasehan dengan tema tentang kemandirian ekonomi melalui UMKM ini bisa menjadi awal agar pikiran para santri terbuka akan kemungkinan berwirausaha setelah lulus dari pesantren.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026
-
Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG
-
Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal
-
28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan
-
Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026