Suara.com - BLACKPINK sukses menggelar konsernya yang meriah di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada akhir pekan lalu. Girlband asal Korea Selatan itu beranggotakan Kim Jisoo, Kim Jennie, Park Chaeyong (Rose), dan Lalisa Manoban.
Dari sisi pendapatan, diketahui BLACKPINK merupakan girlband dengan penghasilan tertinggi. Bahkan, BLACKPINK sudah merambah warga dunia.
Seperti dilansir dari Stylecaster, Selasa (14/3/2023), kekayaan bersih BLACKPINK diperkirakan mencapai USD 24 juta atau setara Rp 368,97 miliar dengan kurs rupiah Rp 15.374 per tahun. Jika dihitung rata, setiap personel akan meraup USD 6 juta atau setara Rp 92,24 miliar per tahun.
Kendati begitu, nomimal tersebut kemungkinan lebih rendah dengan adanya potongan manajemen yaitu YG Entertainment.
Terlepas dari hal itu, setiap personel juga menjadi model iklan bahkan membintangi ada film serial yang membuat pundi-pundi kekayaan masing-masing anggota bertambah.
Lantas siapakah anggota yang paling kaya?
Jisoo
Di urutan puncak ada Kim Jisoo yang menjadi personel terkaya di BLACKPINK. Diketahui, harta kekayaan milik Jisoo sekitar USD 20 juta atau setara Rp 310 miliar pada Juni 2022 lalu. Jumlah itu pastinya meningkat dengan banyaknya konser dan serial yang dibintangi.
Selain penyanyi, Jisoo juga berprofesi sebagai aktris yang memerankan drama Korea Selatan seperti Snowdrop (2021-2022). Selain itu dia juga dinobatkan sebagai brand ambasador brand-brand ternama mulai dari Dior, artier, Ella Balinska, Yasmine Sabri dan Chang Chen, serta merek kosmetik Korea Selatan Kiss Me.
Baca Juga: Pengembangan Manajemen UMKM untuk Mencapai Keberlanjutan Bisnis dan Kelestarian Lingkungan
Rose
Urutan ke dua ditempat oleh Roseanne atau yang lebih dikenal Rose. Penari utama di BLACKPINK ini diperkirakan memiliki harta kekayaan sebesar USD 18 juta atau setara Rp 279 miliar.
Dia juga memupuk harta kekayaan lewat solo karier dengan mengeluarkan album yang dirilis YG Entertainment. Sama seperti Jisoo, Rose juga dinobatkan sebagai brand ambassador brand dunia mulai dari Kiss Me, Yves Saint Laurent, dan Tiffany & Co.
Anggota BLACKPINK terkaya ketiga ditempati oleh Lalisa Manoban atau nama panggung Lisa dengan harta kekayaan bersihnya mencapai USD 14 juta atau Rp 217 miliar pada Juni 2022.
Lisa juga dinobatkan sebagai brand ambassador brand ternama mulai dari Moonshot Adidas, AIS Thailand, Penshoppe dan Samsung. Selain itu, rapper BLACKPINK itu juga memulai solo karirnya dengan meluncurkan dua single lagu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya
-
Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026