Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2023, yang digelar oleh BUMN Track di Hotel Sahid Jakarta.
Kedua penghargaan tersebut, yakni Perusahaan dengan Transformasi Organisasi Terbaik dan The Best CEO dengan Talent Development Terbaik yang disematkan kepada Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada dewan juri, penyelenggara, serta seluruh jajaran perusahaan atas apresiasi ini. Penghargaan ini merupakan bonus bagi PTPN Group yang telah berupaya melakukan transformasi di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan secara berkelanjutan," ujar Abdul Ghani, usai menerima penghargaan tersebut.
Abdul Ghani menyampaikan, transformasi sebagai salah satu upaya perseroan untuk mengakselerasi pencapaian visi perusahaan, dilakukan meliputi tiga strategi utama, yaitu optimalisasi portofolio dan operational excellence, commercial excellence dan ekspansi hilir, serta optimalisasi aset dan kemitraan strategis.
"Kemudian ada pengembangan kapabilitas dan budaya serta peningkatan sistem dan teknologi, sebagai pendukung dasar," paparnya.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN Award 2023, yang juga sebagai Ketua Dewan Pakar BUMN Track, Tanri Abeng, menilai PTPN Group telah melakukan langkahlangkah luar biasa, baik dari sisi finansial maupun pengembangan organisasi dan talent development.
Hal tersebut, lanjutnya, tercermin dari kinerja keuangan perusahaan yang bagus.
"Semuanya ini bisa terjadi karena dia punya CEO yang bagus dan andal, sehingga menghasilkan kinerja yang bagus," ujarnya.
Anugerah BUMN 2023 dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan BUMN dan anak perusahaan, para CEO yang telah berkiprah bagi pertumbuhan kinerja dan transformasi perusahaan. Dalam penyelenggaraan tahun ke-12 ini, ajang tersebut mengusung tema “Akselerasi Transformasi Digital, Inovasi, dan Recovery Bisnis BUMN”.
Baca Juga: Indonesia Diyakini Punya Kekuatan Besar untuk Atur Industri Kelapa Sawit Global
Para pemenang ditetapkan melalui tahapan seleksi, mulai dari pengisian kuesioner, kajian kuesioner dan wawancara pendalaman kuesioner oleh dewan juri yang diketuai oleh Tanri Abeng sebagai Ketua Dewan Pakar BUMN Track.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi