Suara.com - Kasubag Administrasi Kendaraan Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Esha Rahmanshah Abrar disorot warganet setelah sang istri kedapatan pamer kehidupan mewah di media sosial.
Sumber harta Esha Rahmanshah pun ikut dipertanyakan, mengingat gaji sebagai pegawai negeri sipil (PNS) jelas tak cukup untuk bergaya hidup mewah. Akibat hedonisme tersebut Esha kini dinonaktifkan.
Di satu sisi, istri Esha memamerkan baru saja membeli mobil merek MG 5 GT Magnify dengan harga Rp 407,9 juta melalui akun Instagramnya. “Masha Allah baru x ini beli mobil gak diniatin gegara terpesona liat mobil kuning di Jalan Lenteng Agung tadi siang,”.
Istri Esha juga pamer tas mewah dan emas sebagai hadiah ulang tahunnya. Terlihat dalam unggahan tersebut ada kertas ucapan berbunyi: “Selamat Hari Bahagia kita myvi, My PRINCES, Mymu, Mywife. I love you to the moon and back. From your Mysa, your kay, your pu, your husband. 2 Maret 2023”
Menurut Keputusan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Selaku Pengarah/Atasan PPID Kementerian Sekretariat Negara Nomor 95 Tahun 2021 tentang Penetapan pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pelaksana di Lingkungan Kementerian Sekretariat Negara, Esha kini menjabat sebagai Kasubag Administrasi Kendaraan Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara dengan golongan IV/a. Gaji pokok PNS golongan ini adalah Rp3.044.300 - Rp5.000.000.
PNS di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara juga berhak atas tunjangan berdasarkan klasifikasi jabatan 1 – 18. Jumlahnya mulai Rp2.575.000 (dua juta lima ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) hingga Rp46.950.000 (empat puluh enam juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).
Artinya, jika diasumsikan Esha memiliki gaji dan tunjangan paling tinggi dalam kementerian tersebut, penghasilannya hanya sekitar Rp51 juta.
Saat ini Kemensesneg tengah membentuk tim internal untuk mengusut kekayaan Esha Rahmanshah Abrar. Tim ini juga diketahui berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Belum diketahui apakah Esha memiliki atau terlibat dalam jaringan bisnis yang bisa memasok pundi-pundi rupiah di luar gajinya sebagai PNS.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Istrinya Pamer Harta, Pegawai Kemensetneg Esha Rahmansah Abrar Dinonaktifkan
Berita Terkait
-
Daftar Gaji PNS di Kemensetneg, Cukup Buat Hedon ala Esha Rahmanshah Abrar?
-
Hey Senanganya Dalam Hati! Pamer Kekayaan di Medsos Istri Esha Rahmanshah Abrar Pegawai Setneg Digunjing
-
Gaji dan Gaya Hidup Bagai Bumi dan Langit! Istri Esha Rahmanshah Abrar Pamer Beli Mobil Tanpa Niat: Kampungan
-
Guru Honorer Banting Setir Jadi Tukang Angkut Kayu Demi Bertahan Hidup
-
Istrinya Pamer Harta, Pegawai Kemensetneg Esha Rahmansah Abrar Dinonaktifkan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah