Suara.com - Dengan meningkatnya jumlah pengguna platform digital di Indonesia, Ninja Xpress baru saja meluncurkan aplikasi Ninja Biz. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh UKM yang berjualan melalui social commerce.
Ninja Biz sendiri merupakan aplikasi 3PL pertama yang dapat mengirimkan paket menggunakan COD ke seluruh Indonesia.
Andi Djoewarsa, CMO Ninja Xpress menjelaskan bahwa Ninja Biz dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan para shipper yang menginginkan paketnya dijemput dari rumah dan menawarkan layanan cash on delivery dalam penjualan barangnya.
"Melalui inovasi layanan Ninja Biz, mereka dapat menikmati pengiriman paket ke seluruh Indonesia yang lebih mudah karena kirim paket tinggal klik,” kata Andi dalam keterangannya.
Ninja Biz juga mempermudah shipper untuk melacak keberadaan seluruh paket dengan lebih cepat melalui informasi real-time status paket, dapat melakukan COD.
Selain lebih mudah mengecek riwayat pesanan di mana saja melalui handphone, Ninja Biz juga memungkinkan shipper mengirim paket terlebih dahulu dan melakukan pembayaran belakangan setelah paket tiba (ship first, pay later).
Ninja Xpress siap membantu pengiriman paket dengan mudah melalui penjemputan langsung ke lokasi dengan terlebih dahulu mendaftar di https://selalusiap.ninjaxpress.id. Berbagai layanan dari regular, same day, hingga COD (Cash on Delivery) dengan perhitungan pasti dan pencairan 2 kali seminggu siap membantu UMKM mengirimkan paket ke seluruh wilayah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
IHSG Akhirnya Rebound ke Level 8.000, Cek Saham yang Cuan
-
Prabowo vs Jardine Matheson di Tambang Emas Martabe
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore
-
Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Rumah Korban Bencana di Tapanuli Selatan
-
Aturan Wajib Label untuk Produk Tinggi Gula Ditargetkan Rampung Tahun Ini
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa
-
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?