Suara.com - Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 78,19 persen pada 2023 atau menembus 215.626.156 jiwa dari total populasi yang sebesar 275.773.901 jiwa.
”Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat, baik positif maupun negatif,” ujar Muhammad Amin dalam webinar literasi digital secara virtual, Jumat (5/5/2023).
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama NTB itu mengatakan, internet kini diakses oleh seluruh kalangan, tua dan muda. Bagi orangtua yang ”sebagian besar” sudah memiliki kontrol diri yang baik, dampak negatif internet dapat dieliminir.
”Tetapi tidak dengan remaja dan anak-anak. Mereka masih sangat labil dalam hal pemikiran dan sikap. Keberadaan konten internet yang tidak aman dapat berdampak pada tumbuh kembang remaja dan anak-anak. Terlebih, kita tidak mengetahui siapa dan apa yang bersembunyi di balik layar,” jelas Amin dalam webinar yang juga diikuti secara nobar oleh segenap madrasah di Lombok Barat itu.
Agar mampu berpikir positif, kreatif, dan aman di internet, menurut Amin, seorang pengguna harus memiliki kompetensi literasi digital. Yakni: mengakses, menyeleksi, memahami, menganalisis, memverifikasi, mengevaluasi, mendistribusikan, dan memproduksi.
”Selebihnya, ikut berpartisipasi dalam berbagi informasi yang baik dan etis. Berkolaborasi dalam mendistribusikan informasi yang jujur, akurat, dan etis serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya,” sebut Amin dalam diskusi virtual yang dimoderatori Intan Maukar itu.
Dalam webinar bertajuk ”Positif, Kreatif, dan Aman di Internet” itu, Amin juga memberikan tips yang dapat membantu untuk bertindak positif, kreatif, dan aman dalam berinternet. Di antaranya: gunakan internet untuk mengakses konten yang positif, hapus malware, pop-up, dan iklan yang tidak diinginkan.
”Berikutnya, validasi link yang mencurigakan, periksa pengaturan privasi Anda, selalu ingat posting itu permanen, buat password yang ’kuat’, jangan pernah mengungkapkan informasi pribadi, hati-hati terhadap berita palsu, dan tahu cara memblokir atau melaporkan konten,” rinci Muhammad Amin.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kepergok, Amanda Manopo dan Arya Saloka Pakai Cincin Couple!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI