Suara.com - “Sini mas!” seorang wanita usia 30-an mengangkat tangannya ketika kami baru saja masuk ke dalam pelataran Depot Masakan terkenal di Jalan Godean, Sleman pada Kamis (4/5/2023) lalu.
Dia adalah Susanti Ratna Sari, pemilik sekaligus pendiri dari UMKM QueenLav by Susan, sebuah usaha mikro yang tahun ini genap berusia enam tahun.
“Saat itu, tidak ada pikiran usaha ini bisa berkembang dan bertahan sampai bertahun-tahun. Maklum, pertama kali mencoba buat kreasi masakan, saya menggunakan alat dan bahan seadanya,” kata Susan membuka percakapan.
Nama usaha miliknya, kata Susan, terinspirasi dari rasa cintanya untuk sang anak. “Queen love by Susan. Itu terinspirasi dari anak saya, mas,” ungkap perempuan yang menjalankan usahanya dari rumahnya di Godean, Sleman tersebut.
Modal nekat, dengan menggunakan uang pesangon yang jumlahnya tidak lebih dari Rp10 juta serta dukungan keluarganya. Susan akhirnya mendirikan QueenLav, sebuah usaha kuliner sederhana yang awalnya menyasar orang-orang terdekatnya saja.
“Saat saya resign dari pegawai BRI, rasanya ingin membuka usaha. Saya coba-coba jualan, ternyata produk saya diterima dengan baik. Waktu itu, teman-teman dari BRI sering beli. Cocok sama masakan saya,” ujar dia.
Berawal dari ‘sambutan hangat’ tersebut, ia lantas mulai menerima banyak order. Usaha miliknya makin terkenal setelah pembeli yang merupakan mantan rekan kerjanya di BRI banyak yang memberikan komentar positif dan menyebarkan hal ini ke orang lain.
Namun, belakangan, nama QueenLav ternyata makin banyak didengar khalayak hingga Susan mengaku menerima berbagai order kreasi makanan, mulai dari tumpeng, nasi kotak, sambel bawang, sambel pete dan lain sebagainya.
“Luar biasanya itu, saya sampai dapat order dari DPRD Sleman. Ada juga Dinas Pendidikan, Dispora dan lain sebagainya. Sampai sekarang, mereka masih langganan sama kami,” sebut Susan mengenang saat dirinya mulai mengembangkan QueenLav.
Baca Juga: Kemendag Dorong Perempuan Pelaku Usaha Pasarkan Produk Makanan Olahan ke Pasar Kanada
Saat dunia dilanda wabah Virus Corona, banyak usaha terpaksa guling tikar karena tekanan ekonomi. Uniknya, hal ini tidak terjadi pada QueenLav. Susan mengakui, usahanya tersebut justru semakin banyak order.
Usahanya juga turut mendapatkan dukungan dari BRI. Ia menyebut, dirinya juga banyak mendapatkan ilmu saat mengikuti seminar dan beragam rangkaian acara yang diadakan oleh BRI.
“Saya banyak belajar. Saya dapat pengetahuan banyak dari BRI,” ucap dia menambahkan dirinya terakhir kali mengikuti agenda workshop BRIncubator UMKM BRILiaN pada tahun 2022 silam.
Tantangan Usaha
Usahanya bukan berarti selalu mulus. Pada beberapa kesempatan ia juga merasakan sulitnya mengembangkan QueenLav di tengah tingginya persaingan usaha.
“Saya itu gaptek. Ketika teman UMKM lain iklan di internet, branding segala macam, saya tidak bisa. Foto juga apa adanya,” ujar dia.
Tag
Berita Terkait
-
Klub Pelabuhan Hari Nur Yulianto, Resmi Pisah PSIS Semarang ke Tetangga Dekat?
-
Pada 2022, BRI Raih Laba Hingga Rp51,41 Triliun
-
Bongkar Bobrok Penjara, Uya Kuya Klarifikasi Pengakuan Tio Pakusadewo Bukan Settingan!
-
BUMN Setor Dividen Rp80,2 Triliun untuk Negara, BRI Jadi Kontributor Terbesar
-
Kemendag Dorong Perempuan Pelaku Usaha Pasarkan Produk Makanan Olahan ke Pasar Kanada
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha