Suara.com - Ibu-ibu pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam sukarelawan Mak Ganjar berkomitmen terus memberdayakan perempuan dengan meningkatkan kemampuan mereka, salah satunya di bidang kuliner, untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Kali ini, Mak Ganjar DKI Jakarta menggelar pelatihan pembuatan roti boy dan Korean garlic cheese bertema Baking Class di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar DKI Jakarta Evy Nafisah menyatakan pihaknya menggandeng komunitas pedagang kue setempat untuk menghelat pelatihan tersebut.
"Hari ini, kami berkolaborasi dengan komunitas pedagang kue untuk mengadakan pelatihan pembuatan roti," ungkapnya ditulis Senin (8/5/2023).
Evy mengatakan para peserta yang hadir mayoritas adalah pedagang kuliner, termasuk kue dan roti. Menurut dia, ibu-ibu tersebut ingin terus berkreasi dan meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat roti boy dan korean garlic cheese.
"Rata-rata para peserta ini penjual makanan dan ingin belajar meningkatkan kemampuan mereka dalam membuat roti," ucapnya.
Karena itu, sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut mendatangkan chef yang ahli membuat roti.
"Kami juga mendatangkan chef untuk memberikan pelatihan ini agar kemampuan ibu-ibu dalam membuat roti di sini bertambah," ucapnya.
Evy menjelaskan banyak manfaat yang didapatkan para peserta dari pelatihan yang didapatkan ini. Selain menambah skill dalam membuat roti boy dan korean garlic chesee, ibu-ibu bisa mempraktikkan di rumah dan dijual untuk menambah penghasilan.
Baca Juga: 40 Persen Transaksi Digital di ASEAN 'Dikuasai' Pasar Indonesia
"Supaya menambah penghasilan ibu-ibu yang mayoritas pedagang. Rata-rata ibu-ibu di sini bisa buat roti, tapi bagaimana membuat roti dan kue yang berkualitas.
Semua mak-mak intinya untuk membantu perekonomian dalam rumah tangga mereka," ujarnya.
Evy menilai peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan, ibu-ibu yang hadir melebihi ekspektasi.
"Saya rasa sangat luar biasa karena yang datang melebihi ekspektasi. Target kami awal 50 orang, ternyata yang datang hingga 150 orang," katanya.
Setelah kegiatan ini, Mak Ganjar akan terus menebar kebaikan dan kebermanfaatkan bagi masyarakat, khususnya warga kecil. Misalnya, membagikan 25 ribu pohon cabai di permukiman padat penduduk.
"Kami berencana terus menelusuri gang-gang di wilayah Jakarta untuk membagikan 25.000 pohon cabai, terutama permukiman padat. Kemudian, kami juga terus memperhatikan masyarakat kecil, itu yang penting," katanya.
Selain itu, pihaknya tak henti-henti menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo Presiden 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya
-
Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya