Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Partai Keadilan Sejahtera Kota Bekasi dan Ruang Kamil menggelar bazar sembako murah di RW 03, Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di tengah harga sembako yang sedang naik.
"Masyarakat sejauh ini memberikan apresiasi yang besar jika kita hadir di tengah masyarakat, terutama membantu apa yang dibutuhkan ada dua hal yaitu satu harga harga sembako, kedua berkaitan dengan lapangan kerja," kata Sandiaga ditulis Senin (22/5/2023).
Dia mengatakan, adanya program bazar sembako murah tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang semakin naik.
"Kita hadir disini harapannya semoga bisa menyediakan solusi apa yang menjadi harapan masyarakat, sehingga tentunya lapangan kerja dengan target 4.4 juta tercipta dan harga-harga juga terjangkau dan terkendali," jelas Sandi.
Menurut Sandiaga, program bazar murah akan terus dilakukan di berbagai titik daerah lain. Harapannya, agar sembako murah dapat dinikmati seluruh masyarakat.
Sebab saat ini, sudah Ribuan paket sembako murah digelar di seluruh Indonesia. Program ini juga biasanya dilaksanakan oleh relawan-relawan UMKM Sahabat Sandi yang ada di Indonesia.
"Jadi program ini sudah memasuki tahun ke empat dan UMKM Sahabat Sandi Uno ini baru saja tergabung dengan ruang kamil dan kita ingin di setiap titik membuat program seperti ini," terangnya.
Maka demikian, dia berharap adanya kegiatan tersebut dapat terus berjalan, sehingga masyarakat dapat terbantu dengan adanya program tersebut.
"Mudah-mudahan bisa memberikan semangat kepada masyarakat untuk segera bangkit dan meningkat kesehjaterannya," tegas Sandiaga.
Baca Juga: Adu Harta 7 Bakal Cawapres Ganjar Pranowo Pilihan Jokowi, Siapa Terkaya?
Di lokasi yang sama, penerima manfaat sembako murah, Rubiyah menambahkan sangat terbantu dengan adanya program bazar sembako murah yang digelar UMKM Sahabat Sandi dan Ruang Kamil.
"Dengan adanya acara seperti ini UMKM dan masyarakat dapat diperhatikan lagi, karena kebutuhan pokok sekarang ini semakin mahal dan untungnya dengan adanya acara seperti ini sangat membantu," terangnya.
Dia berharap, program tersebut dapat terus berjalan dan tetap konsisten dalam membantu meningkatkan perekonomian dan kesehjateraan masyarakat.
"Pokoknya seneng dan bahagia banget, karena sangat bermanfaat banget buat emak-emak dan semoga acara ini kedepannya dapat berlanjut terus," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh