Suara.com - Sukarelawan Gardu Ganjar Banten tak henti-hentinya menebar kebaikan kepada seluruh masyarakat melalui berbagai aksi nyata.
Salah satunya, yaitu dengan memberikan bantuan penyediaan sanitasi air bersih bagi warga RT 001 RW 012 Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten.
Ketua Korwil Gardu Ganjar Banten, Ahmad Wahyudin Nasyar mengatakan bantuan ini diberikan sebagai wujud implementasi permintaan warga yang memang membutuhkan adanya fasilitas sumber air tersebut.
"Kami memberikan bantuan sanitasi air bersih baik itu untuk kebutuhan keagamaan atau untuk masyarakat. Cuma memang di wilayah sini sangat sulit sekali untuk saluran air ini. InshaAllah dengan hadirnya sanitasi ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar," ujar pria yang akrab disapa Wahyu itu ditulis Selasa (23/5/2023).
Wahyu menjelaskan, sebelum bantuan mesin pompa air dan toren itu diberikan warga sekitar sangat kesulitan untuk memperoleh air. Bahkan mereka terpaksa harus membeli air bersih dari penyuplai untuk kebutuhan sehari-hari.
Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan kegiatan keagamaan dalam lingkup keperluan yang besar, mereka juga kerap membeli air bersih untuk kebutuhan memasak keluarganya.
"Mereka (masyarakat,red) banyak sekali yang menggunakan air minum itu untuk digunakan buat kebutuhan sehari-hari. Itu luar biasa memakan cost besar untuk kehidupan ekonomi masyarakat," kata Wahyu.
"InshaAllah hadirnya sanitasi ini akan membantu meringankan beban masyarakat untuk khususnya air bersih yang tadi," lanjut dia.
Wahyu berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan air bersih.
Baca Juga: Negeri Jiran Dilanda Kekeringan, Warga Panik dan Permintaan Air Mineral Meningkat Tajam
Selain itu, warga diminta untuk menjaga dan merawat fasilitas umum ini agar terus bisa dipergunakan secara berkepanjangan dan bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
Ketua Korda Gardu Ganjar Kota Tangerang Asep Liffahart menilai bahwa kondisi di wilayah tersebut cukup memperihatinkan apalagi daerah serapan airnya kurang memadai karena memang lokasinya merupakan lingkungan padat perumahan.
"Dan ini secara bukan kebetulan karena emang responsif empati dari pihak Gardu Ganjar merasa empati dengan keadaan seperti itu yang akhirnya memang kepada masyarakat dengan bantuan seperti ini. Ke depannya bukan hanya dipakai tapi ini juga harus dirawat karena ini adalah sesuatu kebutuhan," ungkap Asep.
Sementara itu, salah seorang warga bernama Nella (42) menyambut positif upaya yang dilakukan para sukarelawan. Dia mengaku sangat senang dengan bantuan yang diberikan Gardu Ganjar Banten.
"Saya mah sangat senang sekali dengan adanya bantuan Pak Ganjar sangat membantu bagi kami. Iya beli (biasanya). Ada bantuan ini sangat senang, sangat butuh sekali kan masyarakat juga bisa ngambil dari sini kalau lagi butuh, enggak perlu beli lagi," ucap Nella.
Dia meyakini nantinya warga sekitar akan merawat dengan baik seperangkat alat sanitasi air bersih itu agar manfaatnya dapat dirasakan terus sepanjang masa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika