Suara.com - Sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) Sulawesi Selatan bersama warga Dusun Buloa, Desa Rappolemba bergotong royong memperbaiki pembatas Jembatan Balangkaliki setelah lebih dari 10 tahun terputus akibat kendaraan berat.
Perbaikan pembatas jembatan yang berlokasi di Dusun Buloa, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu merupakan permintaan dari warga setempat.
Memanfaatkan momen akhir pekan, anak-anak muda simpatisan Ganjar Pranowo itu tampak begitu bersemangat. Suasana kebersamaan terasa kental demi satu tujuan, yaitu keselamatan warga.
"Berkaitan dengan program yang direncanakan oleh OMG yang pertama kami tetap menerima saran dan juga masukan oleh masyarakat," ucap Koordinator Wilayah OMG Sulsel, Muh. Rais Auliya Razak, ditulis Minggu (28/5/2023).
Akses penghubung antara Desa Rappolemba dan Kelurahan Cikoro di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa telah memakan korban lantaran pembatas jembatan sementara hanya disanggah oleh sejumlah batang bambu.
"Kegiatan kami ini merenovasi pembatas jembatan yang di mana kemarin sempat memakan beberapa korban di antaranya ada yang meninggal dan luka-luka," jelas Rais.
Proses pengerjaan renovasi dimulai pada hari ini (27/5) dan diperkirakan bakal rampung, Senin (29/5). Dalam memudahkan pengerjaan, pihaknya juga menyerahkan stimulus bahan bangunan seperti pasir, papan triplek, dan semen.
Dia berharap setelah perbaikan pembatas Jembatan Balangkaliki selesai dikerjakan, bisa meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat maupun pengendara yang melintas.
"Harapannya adalah supaya masyarakat yang ada di sini merasa tetap aman dan juga merasa terbantu," kata Rais.
Renovasi inipun mendapat respons positif dari warga setempat, salah satunya Alam (21) selaku Ketua Kelompok Pemuda Desa Rappolemba.
Menurut dia warga tak perlu khawatir lagi lantaran bakal ada tembok pembatas dari gotong royong yang digagas OMG Sulsel kali ini.
"Kalau pembatas yang putus itu lumayan lama, kalau gak salah sudah lebih 10 tahunan. Kalau saya dengan adanya perbaikan ini sangat memberikan manfaat besar dan juga keselamatan masyarakat paling tidak bisa terjaga sedikit," jelas Alam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu