Suara.com - Mantan Kepala Bea Cukai Andhi Pramono telah resmi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus gratifikasi. Setelah itu, KPK membidik aset-aset milik Andhi Pramono, salah satunya rumah mewah di Batam.
Rumah itu digeledah untuk mengusut kasus dugaan gratifikasi yang mendera Andhi Pramono.
Adapun, rumah tersebut berada di komplek perumahan Grand Summit, Jalan MT Everest, Sekupang, Batam. Komplek perumahan tersebut merupakan salah satu kawasan elit di Batam yang terdapat fasilitas lapangan golf hingga keamanan tingkat tinggi.
Seperti dilihat dari situs pencarian properti, harga rumah di komplek yang Andhi tempat berkisar antara Rp 5-10 miliar. Misalnya saja situs pencarian properti rumah.123.com, rumah dengan tipe 300/600 meter persegi dijual dengan harga Rp 8,5 miliar.
Rumah yang dilego tersebut memiliki 4 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 Kamar tidur pembantu dan 1 kamar mandi pembantu, dan masih banyak lagi.
Selain itu, situs pencarian properti properti99.co, terdapat rumah yang dijual di kawasan perumahan Andhi Pramono dengan luas bangunan dan tanah 235/685 meter persegi seharga Rp 8 miliar.
Kemudian di situs pencarian yang sama terdapat iklan rumah mewah 3 lantai yang dijual seharga Rp 9,5 miliar. Rumah ini memiliki luas bangunan dan tanah sebesar 384/1.097 meter persegi.
Setelah itu, pada situs jual beli properti lamudo.co.id, dijual rumah di kawasan elit tersebut senilai Rp 5,5 miliar dengan luas bangunan dan tanah sebesar 235/570 meter persegi.
Sebelumnya, KPK menggeledah rumah milik mantan Kepala Bea dan Cukai Andhi Pramono di Batam, Kepulauan Riau. Penggeledahan yang dilakukan KPK pada Selasa (6/6/2023) ini bagian dari penyelidikan kasus dugaan gratifikasi Andhi.
"Tim Penyidik KPK melaksanakan tindakan penggeledahan di wilayah Kota Batam dalam rangka pengumpulan alat bukti. Lokasi dimaksud adalah rumah yang diduga milik pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini (Andhi)," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Ali bilang rumah tersebut berada di kawasan kompleks mewah di Batam.
"Berada di salah satu kompleks perumahan mewah Jalan Everest di wilayah Sekupang, Batam," kata Ali.
"Kegiatan saat ini sedang berlangsung dan updatenya segera akan kami sampaikan kembali," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Fenomena Kelebihan Bayar Pajak Membengkak
-
Tugas Sri Mulyani Usai Dapat Jabatan dari Bill Gates
-
Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026
-
Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar
-
Purbaya Tambah Rp 3 Triliun Anggaran Satgas Jembatan: Kalau Enggak Beres, Keterlaluan
-
Produksi Meroket, Mentan Amran Bidik Serapan Gabah 2026 Tembus 4 Juta Ton
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo
-
Jumlah Investor Ritel BUMI Melejit saat Chengdong Lepas Miliaran Lembar Saham
-
Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha