Suara.com - Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa kini Karim Benzema telah resmi menjadi keluarga besar Al-Ittihad. Pemain asal Prancis itu dikabarkan menjalin kesepakatan bersama Al-Ittihad selama tiga tahun, di mana dirinya akan mendapatkan pemasukan dana melimpah sebagai pesepak bola profesional.
Keinginan Arab Saudi untuk mendatangkan Benzema sudah nampak sejak beberapa bulan lalu, di mana pemerintahan negara tersebut berupaya meyakinkannya dan kini ada indikasi Benzema pindah.
Pasalnya, Benzema pernah berbicara dengan Ronaldo yang sudah merumput di Liga Arab Saudi sejak Januari 2023. Benzema menanyakan soal liga dan kehidupan di negara Timur Tengah tersebut.
Jika tidak ada halangan, Benzema akan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun. Gajinya terbilang fantastis karena Al Ittihad bersedia untuk membayarnya 100 juta euro (sekitar Rp 1,6 triliun) per tahun tanpa potongan pajak.
Perbandingan Gaji Benzema di Al Ittihad Selama Setahun dengan APBD Gorontalo
Al Ittihad akhirnya sah memiliki Benzema pada Rabu 7 Juni 2023. Penyerang asal Prancis itu dikontrak selama dua tahun dengan gaji selangit. Marca menyebut telah megakontrak Benzema masih disertai bonus sekitar 20 juta euro untuk perannya sebagai duta Arab Saudi yang berambisi mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030.
Sementara itu, menurut pakar bursa transfer sepakbola Eropa, Fabrizio Romano, Karim Benzema akan memperoleh gaji dari Al Ittihad sebesar 200 juta euro per musim atau setara Rp3,1 triliun.
Berikut ini adalah rincian dari per detik hingga per tahun gaji Benzema di Al Ittihad:
- Per tahun 200 juta Euro (Rp3,1 triliun)
- Per Bulan 16,6 juta Euro (Rp264 miliar)
- Per Minggu 4,1 juta Euro (Rp66 miliar)
- Per hari 553 Ribu Euro (Rp8,8 miliar)
- Per jam 23,1 ribu Euro (Rp367 juta)
- Per menit 377,4 Euro (Rp6 juta)
- Per detik 6,4 Euro (Rp102.000).
Nominal gaji Benzema tersebut lebih besar dibandingkan Provinsi Gorontalo yang merupakan daerah dengan APBD paling rendah di Indonesia.
Baca Juga: Berapa Gaji Anggota Brimob? Kok Bisa sampai Setoran Rp 650 Juta ke Komandan
Pemprov Gorontalo bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyepakati Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo 2023. Adapun besaran APBD Provinsi Gorontalo tahun 2023 ini ditetapkan sebesar Rp1,8 triliun. Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp 1,7 triliun.
Terbaru, Provinsi Gorontalo tampak menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam hal realisasi belanja APBD Provinsi di Indonesia. Menurut data terbaru hingga 2 Juni 2023, Provinsi Gorontalo menempati peringkat keenam dengan realisasi belanja sebesar 27,90 persen.
Dibandingkan dengan besaran APBD Gorontalo 2023, gaji yang diperoleh Benzema di Al Ittihad adalah hampir tiga kali lipatnya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Gaji dan Kekayaan Muhammad Gempa Awaljon Putra, PNS Rangkap Jabatan Asal Jambi
-
Bergabung dengan Klub Arab Saudi Al-Ittihad, Karim Benzema Bakal Terima Gaji Rp6 Juta Setiap Menitnya
-
Tak Hanya Benzema dan Ronaldo, Kante Susul Keduanya ke Liga Arab, Gabung Klub Mana?
-
Cek Fakta: Persija Resmi Datangkan Eks Rekan Karim Benzema, Sudah Tiba di Jakarta
-
Berapa Gaji Anggota Brimob? Kok Bisa sampai Setoran Rp 650 Juta ke Komandan
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga
-
Jelang Ramadan, Jualan Online Ternyata Bisa Raup Ratusan Juta
-
Adakah Niat Jahat di Balik Kasus Korupsi Chromebook Nadiem?
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan