Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, tidak ditemukan adanya kejanggalan dalam harta kekayaan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan menyebut, kekayaan pejabat yang belakangan ini disorot publik tersebut didapatkan dari warisan suami.
Ia menambahkan, salah satu aset yang diperoleh Reihana dari warisan suaminya adalah kendaraan yang awalnya diberikan kepada suaminya dari rumah sakit, namun kemudian dialihkan kepada Reihana.
Ditambah lagi, Pahala juga mengungkapkan bahwa Reihana telah menyetor uang tunai sebesar Rp4 miliar yang diklaim berasal dari suaminya.
Reihana, kata dia, juga mengakui bahwa ia memiliki harta lain yang berasal dari suaminya, seperti rumah di Jakarta yang berisi berbagai macam mobil.
Sehingga, tidak mengherankan jika Reihana memiliki banyak harta berupa uang karena gaji yang tinggi dan jabatannya yang strategis.
Reihana pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit di RSIB Lampung dengan honor sebesar Rp100 juta per bulan. Oleh karena itu, menurut Pahala, memiliki harta senilai Rp2 miliar setahun adalah wajar.
Selain itu, Pahala juga menyebut bahwa KPK tidak berhasil menemukan nama-nama vendor dalam enam rekening Reihana. Mereka telah mencari nama-nama vendor yang tercatat di RSUD, tetapi tidak ditemukan dalam buku rekening Reihana.
Baca Juga: Penelusuran Kekayaan Walkot Pangkal Pinang, KPK: Belum Finalisasi
Berita Terkait
-
KPK Soal Harta Wali Kota Pangkalpinang: Tak Janggal, Dia Pengusaha
-
KPK Selidiki Harta 6 Pejabat Diduga Tak Wajar, Siapa Saja Mereka?
-
Pesan KPK Ke Tim Percepatan Reformasi Hukum: Tolong Diperkuat Tekananan Ke Dirjen Minerba!
-
KPK Telisik LHKPN Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Ada Apa?
-
Penelusuran Kekayaan Walkot Pangkal Pinang, KPK: Belum Finalisasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?