Suara.com - Sabun cuci saat ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat, sebab sangat potensial dan menjanjikan pundi-pundi rupiah. Melihat keuntungan tersebut, UMKM Sahabat Sandi menggerakkan perekonomian keluarga dengan berbagi inspirasi peluang usaha skala rumahan bagi ibu rumah tangga.
Mayoritas masyarakat di pesisir Kota Padang penduduknya bekerja sebagai nelayan. Terkadang pendapatan dari tangkapan ikan dan melaut pun kurang maksimal, hal tersebut tentunya berpengaruh pada penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua UMKM Sahabat Sandi, Taufik Hidayat mengatakan pelatihan ini dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kota Padang, terutama ibu rumah tangga. Dikarenakan apresiasi dari peserta pelatihan sangat tinggi, mereka gerak cepat dengan mengikuti instruksi dari para mentor untuk memulai berwirausaha.
Lebih lanjut, Taufik menyatakan program ini dapat mempercepat harapan Sandiaga Uno dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
"UMKM Sahabat Sandi mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci yang bertujuan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan membuka peluang usaha, kami melihat ini sangat menjanjikan. Sehingga harapan Pak Sandi dapat terealisasikan untuk meningkatkan perekonomian pelaku-pelaku UMKM," kata Taufik ditulis Jumat (16/6/2023).
Melalui dorongannya, Sandiaga Uno ingin menciptakan peluang bagi UMKM di Indonesia secara luas. Maka, program ini dapat menjadi bukti bahwa para ibu rumah tangga bisa lebih kreatif dalam menambah pendapatan ekonomi keluarga.
"Kami mengenal Pak Sandiaga Uno sebelum menjadi Menteri, beliau penggerak ekonomi untuk menciptakan UMKM-UMKM di Indonesia secara luas. Dengan demikian pelatihan ini tidak cukup sampai disini, harapannya berkelanjutan dari niat kita bahwa ibu-ibu bisa menjadi bukti untuk ekonomi keluarganya," tegas Taufik.
Peserta pelatihan menunjukkan telah memahami proses pembuatan sabun cuci untuk mencoba lebih jauh secara mandiri. Mereka juga termotivasi untuk menjadikan keterampilannya sebagai peluang usaha sampingan guna meningkatkan
penghasilan keluarga.
Sementara itu, peserta pelatihan Moni (42) menyampaikan program Sandiaga Uno sangat bermanfaat untuk menambah ide wirausaha. Ia juga menambahkan, ingin membuka usaha sabun cuci bersama ibu-ibu Kota Padang.
Baca Juga: Optimalkan Potensi Daerah Lewat Praktik Olah Ikan Untuk Tingkatkan Penghasilan Warga
"Insyallah ilmu dari pelatihan sabun cuci dapat saya jalankan untuk penghasilan keluarga, apalagi suami saya seorang nelayan belum tentu setiap melaut dapat ikan. Kami berharap programnya dapat dilakukan ditempat lain, agar bisa menambahkan perekonomian bagi masyarakat pesisir pantai, ini sangat bermanfaat," jelas Moni.
Moni dan peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno telah membagikan ilmunya di Kota Padang semoga terus mensejahterakan rakyatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan