Suara.com - Iklan Forex yang berseliweran di media menggoda banyak orang untuk memilih Forex sebagai investasi. Namun tahukah Anda, tidak semua orang cocok dengan investasi yang satu ini. Apa alasannya?
Trading Forex bisa jadi memiliki kekurangan dan mungkin tidak cocok untuk semua jenis investor. Dari toleransi risiko hingga penanganan emosi, ada banyak faktor yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih Forex sebagai investasi.
Ini dia hal-hal yang perlu dipertimbangkan:
1. Pasar forex sangat kompleks dan bergerak cepat
Pasar Forex terkenal sangat cepat, memungkinkan trader menghasilkan profit dalam waktu yang relatif singkat. Tetapi pada saat yang sama, meningkatkan risiko terkait dengan pergerakan harga yang tiba-tiba dan tidak terduga.
Kemampuan untuk menghasilkan profit yang cukup besar dalam hitungan jam diimbangi dengan kebutuhan akan strategi manajemen risiko dan perhatian Anda untuk membuka order.
2. Trading sangat menuntut secara psikologis
Perasaan seperti rasa takut, serakah, dan berbagai bias dapat memengaruhi keputusan trading Anda secara signifikan, mendorong Anda untuk membuka atau menutup order pada saat tak terduga yang hanya ditentukan oleh emosi Anda.
Berbeda dengan metode konservatif yang lebih mahal di mana Anda hanya perlu menginvestasikan sejumlah uang dan menunggu beberapa waktu (seringkali lama) untuk menghasilkan profit, dalam trading Forex, Anda harus mengelola investasi Anda sendiri. Hal ini biasanya membutuhkan lebih banyak pembelajaran dan latihan, serta mengatasi emosi Anda. Tetapi, Anda mendapatkan kendali penuh atas uang Anda dengan cara ini.
Baca Juga: Nyengir Bahagia usai Divonis Ringan Kasus KSP Indosurya, Natalia Rusli: Putusannya Biasa-biasa Aja
3. Semakin banyak dan semakin cepat Anda menghasilkan uang, semakin tinggi risikonya
Meskipun trading Forex dapat menjadi cara untuk menghasilkan banyak uang dalam waktu singkat, risikonya juga cukup tinggi. Misalnya, menggunakan leverage yang terlalu tinggi dapat menyebabkan Anda kehilangan sejumlah besar uang ketika harga bergerak ke arah yang tidak menguntungkan.
Untuk menghindari hal ini, jauhi penggunaan leverage tinggi dan perhatikan level margin Anda dengan cermat, tetapkan order Stop Loss terlebih dahulu agar tidak memicu level Stop Out. Trader harus selalu membuka order baru mengikuti strategi mereka dan menggunakan teknik manajemen risiko untuk mengurangi risiko, yang secara efektif memotong semua kemungkinan kerugian.
4. Ada pilihan lain jika Anda siap untuk berinvestasi lebih banyak
Meskipun trading Forex adalah salah satu opsi investasi yang paling mudah diakses di luar sana, Anda dapat mempertimbangkan peluang lain yang lebih kecil risikonya dan (biasanya) lebih berjangka panjang.
Investasi saham memungkinkan Anda meraih untung dengan beberapa cara, seperti membeli sekuritas dengan dividen tinggi. Namun, ini membutuhkan anggaran yang relatif tinggi, mulai dari ribuan dolar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan
-
Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela
-
Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan
-
Target Harga PTBA, Sahamnya Bisa Ulangi Level Tinggi Tahun 2025?
-
Sosok Pemegang Saham FUTR: Penentu Strategi PT Futura Energi Global Tbk
-
IHSG Tembus 9.000, Nilai Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.512 Triliun