Suara.com - PT Arkadia Digital Media Tbk (IDX: DIGI) merasa optimis meraih kinerja positif pada tahun 2023. Optimisme ini, terlihat dari kinerja perseroan pada triwulan I tahun 2023 yang mencatatkan kenaikan pendapatan.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Suwarjono dalam paparan publik yang digelar secara online dari lokasi Jambuluwuk Hotel Thamrin, Jakarta, Jumat (23/6/2023).
Suwarjono memaparkan, pada triwulan I tahun 2023 Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 12,7 miliar atau naik 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dijelaskannya, kenaikan pendapatan ini berkat dari kenaikan trafik pembaca yang berimbas pada iklan programatik. Kemudian, pendapatan Perseroan juga bersumber dari pengelolaan event, baik event yang dikelola Perseroan sendiri maupun sebagai event organizer dari kegiatan klien.
"Kami sangat optimis menutup banyak lubang, dengan banyak model bisnis, melakukan focussing di lini bisnis pada hal-hal yang mendatangkan revenue. Tidak hanya satu bisnis, kami melihat ada lima dan enam diversifikasi usaha terkait dengan bisnis digital. Saya lihat ke depan makin menarik dan berkembang," ujar Suwarjono.
Dalam paparan publik itu, Suwarjono juga memaparkan prospek bisnis Perseroan di tahun 2023. Salah satunya yaitu fokus dalam jasa sebagai pengelolaan kegiatan. Perseroan, kata dia, menargetkan setiap bulannya mengelola satu kegiatan besar.
Kemudian prospek usaha lainnya, Perseroan akan melanjutkan program yang melibatkan lembaga internasional yaitu International Media Support (IMS) di mana Suara.com menjadi tulang punggung pengembangan media lokal di Indonesia, yakni dengan program Local Media Summit (LMS).
"Berikutnya, salah sebuah inovasi baru yang hendak dicoba oleh Perseroan adalah melalui program pengelolaan influencer media sosial. Hal ini disiapkan setelah melihat adanya tren belanja iklan baik dari lembaga pemerintah maupun swasta yang mulai bertambah besar porsinya ke media sosial, serta dalam hal ini banyak melibatkan para pegiat media sosial di masing-masing platform. Untuk itu, Perseroan pun telah mulai menyiapkan langkah-langkah rencana dalam mengembangkan sumber pendapatan baru tersebut," kata dia.
Sementara, dalam kesempatan yang sama, PT Arkadia Digital Media Tbk juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan.
Baca Juga: Gelar RUPS Tahunan, Berikut Susunan Direksi Pegadaian
Dalam RUPS Tahunan itu, para pemegang saham menyetujui adanya perubahan susunan Direksi, di mana menyetujui pengunduran diri Erfan Suryono dari posisi Direktur.
Dengan perubahan ini, maka susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris perseroan yakni, Direktur Utama atau CEO PT Arkadia Digital Media Tbk adalah Suwarjono dan Fastabiqul Khair Algatot sebagai Direktur.
Adapun Dewan Komisaris tetap diisi oleh Stephen Kurniawan Sulistyo selaku Komisaris Utama, Iwa Sukresno Karunia selaku Komisaris, dan Ariyo Ali Suprapto selaku Komisaris Independen.
"Terima kasih atas jasa-jasa Bapak Erfan Suryono selaku anggota Direksi Perseroan yang telah mengundurkan diri tersebut, yang telah dilakukan untuk kemajuan Perseroan," ujar Komisaris Utama Stephen Sulistyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina