Suara.com - Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggandeng karang taruna mengadakan kerja bakti bersih-bersih di Desa Kalidengen, Kapanewon Temon, Kulon Progo, DIY.
Kegiatan yang menyasar kaum milenial ini dilakukan dalam rangka menyambut Merti Dusun. Adapun tradisi tersebut merupakan agenda rutin tahunan berupa bersih-bersih lingkungan tempat tinggal.
Selain itu, warga juga melakukan kirab dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur.
Perwakilan GMC DIY David Ardiansyah mengatakan, kerja bakti juga digelar untuk makin merekatkan hubungan antarwarga setempat.
"Kami mengadakan gotong-royong bersih-bersih desa selain untuk masyarakat tetap guyub juga untuk menjaga kebersihan karena musim pancaroba juga biar masyarakat nanti tetap terjaga kesehatannya," ujar David ditulis Sabtu (24/6/2023).
Adapun aktivitas kerja bakti yang dilakukan, yakni membersihkan sampah-sampah di sekitar rumah warga dan membersihkan selokan agar terbebas dari sarang nyamuk.
Apalagi saat ini memasuki musim pancaroba di mana banyak penyakit yang mengintai akibat perubahan musim.
"GMC DIY khususnya harapannya biar ketika kita bersih-bersih masyarakat tetap terjaga kebersihannya, terhindar dari penyakit-penyakit mungkin dari nyamuk (demam berdarah) dan lain-lain. Selain itu, tetap support agenda dari masyarakat Desa Kalidengen," jelas David.
Menurut dia, warga setempat sangat antusias mengikuti kerja bakti yang diselenggarakan loyalis Ganjar tersebut. Hal itu dikarenakan warga sangat mendukung Ganjar Pranowo sebagai pemimpin yang ideal untuk Presiden 2024-2029.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pegadaian Luncurkan Aplikasi Digital Bank Sampah
"Alhamdulillah kalau masyarakat sini selalu antusias bahkan yang datang bisa lebih, rata-rata masyarakat sini support untuk ayah Ganjar. Sangat antusias kalau udah urusannya sama Ayah Ganjar, langsung jalan semua," ungkap David.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang warga bernama Subarno (58) mengapresiasi kegiatan yang dihelat GMC DIY.
Menurut dia, kegiatan tersebut sangat positif dan dapat mempererat silaturahmi antarwarga khususnya kaum milenial yang ada di Desa Kalidengen.
"Saya mewakili warga Kalidengen adanya kerja bakti sangat setuju dan bagus sekali. Sangat positif, karena jarang-jarang acara seperti ini ada, apalagi ditambah dari GMC berarti semakin semarak," kata Subarno.
Ia pun tak lupa mendoakan Ganjar Pranowo agar bisa menjadi pemimpin berikutnya.
"Memang Pak Ganjar itu orangnya prasojo (sederhana). Mudah-mudahan kalau jadi pimpinan bisa seperti ini warna aslinya tidak digawe-gawe (dibikin-bikin), memberikan contoh. Mudah-mudahan apa yang diharapkan bisa tercapai," pungkas Subarno.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026
-
Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun
-
Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti
-
Harga Emas Antam Nggak Bosan Naik, Hari Ini Tembus Rp 2.665.000/Gram
-
Siapa Ibnu Sutowo? Sosok Eks Dirut Pertamina yang Viral Usai Disinggung Prabowo
-
Harga Pangan Nasional Makin Murah Hari Ini, Bawang Merah hingga Beras Medium Ikut Turun
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Kaya yang Punya Harta Rp5 Miliar
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867
-
IHSG Berhasil Tembus Level 9.000 di Awal Perdagangan Rabu
-
Reset Bisnis 2026: Mengapa "Berlindung" di Balik Kebijakan Pemerintah Jadi Kunci Bertahan Hidup?