Suara.com - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mejaga ekologi serta membangun masyarakat sadar wisata, Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur mengadakan kegiatan tanam pohon cemara udang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Pantai Panduri Tasikharjo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
"Sebagai negara maritim yang penduduknya 60 persen hidup di pesisir kita harus punya kesadaran dan wawasan bersama dalam menjaga ekologi di kawasan pantai," kata Koordinator Daerah (Korda) OMG Kabupaten Tuban, Andrean Ervianto ditulis Senin (3/7/2023).
Menurut Andrean, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengembanga. potensi wisata di kawasan tersebut.
"Ini sebagai wujud pembinaan generasi muda dalam mengelola kawasan Tasikharjo sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tuban untuk meningkatkan perekonomian di level UMKM yang berdampak pada kesejahteraan rumah tangga," tutur Andrean.
Mengawali kegiatan di Pantai Panduri ini, Andrean berkomitmen untuk senantiasa melakukan pendampingan bersama pokdarwis untuk membuat tata kelola kawasan wisata secara profesional guna meningkankan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Kami akan melakukan pendampingan tata kelola tempat wisata secara professional dengan prinsip business as usual dalam membangun sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan, misalnya alur tiketing, pengelolaan kebersihan dan lain sebagainya," tuturnya.
Ke depan, OMG Tuban akan melanjutkan agendanya dalam melanjutkan programnya di kawasan pesisir utara lainnya yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan.
Selain itu, Andrean mengaku masih terdapat sektor yang bisa diberdayakan oleh OMG Tuban, seperti pada industri pertanian dan peternakan yang dinilainya memiliki potensi sama besarnya dengan kawasan pesisir.
"Selain kawasan pesisir, kita akan memberdayakan masyarakat khususnya pemuda pada sektor pertanian dan peternakan karena di Tuban ini peluangnya masih cukup banyak sebagai penopang ketahanan pangan, tentu kami yakin program kita bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat Tuban," ungkap Andrean.
Baca Juga: 45,7 Km dari Pusat Kota Batang, Wisata Alam di Pantura Jawa Ini Menyimpan Surga Tersembunyi
Sementara, Ketua Pokdarwis Tasikharjo Sumarji merespons positif komitmen yang dilakukan OMG dalam melestarikan kawasan pesisir di Tuban.
"Luar biasa komitmen Orang Muda Ganjar dalam hal penanaman untuk menjaga ekosistem di Pantai Panduri. Ini merupakan kawasan wisata alam berbasis lingkungan yang memiliki kepentingan untuk melestarikan alam sebagai bentuk keberlangsungan makhluk hidup di sekitarnya," ungkap Sumarji.
Sumaji menjelaskan bagaimana pantai tersebut bisa dibuka untuk umum pada Oktober 2022, atas kontribusi dan kerjasama dari berbagai pihak.
"2011 kami mengawali program konservasi dengan menanam pohon cemara di sepanjang 65 kilometer pantai utara Tuban. Namun, diantara sekian banyak yang ditanami, salah satu yang memiliki potensi wisata ada di kawasan Tasikharjo, akhirnya kami pada saat itu bersama karang taruna dan bekerjasama dengan berbagai pihak akhirnya bisa membuka tempat wisata pada Oktober 2022 lalu," lanjut Sumarji.
Dirinya berpesan untuk senantiasa bersama-sama merawat apa yang sudah dibangunnya selama ini, serta berharap Pokdarwis dan OMG bisa terus berdampingan dalam menjaga pantai tersebut untuk tetap lestari dan diminati semakin banyak wisatawan.
"Mari kita lestarikan alam, jangan hanya menanam, mari kita bersihkan dan kelola kawasan ini secara bersamaan. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat dalam memberdayakan ekonomi yang semakin sejahtera," pungkas Sumaji.
Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukkan seni budaya Phak-Phakan yang merupakan ke bentuk kesenian khas Tuban yang belum lama ini diresmikan sebagai kekayaan budaya masyarakat Tuban oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar