Suara.com - Google menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaku usaha wanita di wilayah Asia-Pasifik. melalui pengumuman resminya, Google menyiapkan modal bebas ekuitas senilai US$100 ribu (sekitar Rp 1,5 miliar) kepada enam startup yang didirikan oleh wanita tahun ini.
Program yang dinamakan Google for Startups Women Founders Fund ini memang bertujuan mendukung startup yang didirikan oleh wanita.
Dana ini bertujuan untuk membantu mendorong kesetaraan bagi pendiri startup wanita yang berfokus pada pengembangan produk kecerdasan buatan (AI) yang lebih adil untuk dunia. Google for Startups akan fokus mendukung startup AI di India, Jepang, dan Korea Selatan, sebelum meluas ke pasar Asia-Pasifik lainnya.
Pilihan negara tersebut didasarkan pada pertumbuhan bisnis AI yang didirikan oleh wanita melalui program-program Google for Startup Campuses di Jepang dan Korea, serta melalui Startup School di India yang telah membimbing lebih dari 14.000 calon wirausahawan pada tahun 2022.
Program ini merupakan bagian dari Google for Startups Founders Funds yang telah didirikan sejak tahun 2020. Sejauh ini, lebih dari 400 startup telah mendapatkan dana dari program ini, mengumpulkan total lebih dari US$400 juta dalam modal ventura lanjutan.
Selain modal bebas ekuitas, para penerima dana dari program ini juga akan mendapatkan bimbingan khusus dan dukungan teknis dari para pakar di Google.
Pendiri startup yang tertarik dan berlokasi di India, Jepang, dan Korea Selatan dapat mengajukan permohonan untuk Women Founders Fund mulai dari hari ini hingga 15 Agustus 2023.
Berita Terkait
-
Waskita Karya di Ujung Tanduk: Modal Negara Dibatalkan, Terancam Gulung Tikar?
-
Cara Dapat Uang dari Google Rp 15 M, Cek Syarat dan Langkah-langkahnya
-
Begini Cara Amankan Akun dari Kebijakan Hapus Akun Google pada Desember Nanti!
-
Hindari Investasi Bodong, ASN di Jabar Diminta Lirik Pasar Modal
-
Rayakan Ulang Tahun, Syahrini Pamer Hermes Croco Terbaru yang Belum Ada di Google: Sultan Memang Beda!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan