Suara.com - Indonesia merupakan negara yang dikenal kaya akan keanekaragaman tradisi dan budayanya. Maka, sebagai bangsa yang besar perlu adanya upaya merawat hal tersebut.
Salah satu diantara sekian banyak tradisi dan budaya di Indonesia adalah "Pesta Laut Nadran" atau Sedekah Laut. Nadran adalah upacara adat para nelayan pesisir pantai utara Jawa termasuk Cirebon sebagai wujud rasa syukur atas rezeki hasil tangkapan laut.
Sukarelawan Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) dukung Ganjar Jawa Barat ikut meramaikan dan mendukung pesta laut Nadran di Pasar Ikan Selo Pengantin, Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jabar.
"Tujuan kami hari ini ya kami ingin membantu meramaikan Nadran Laut ini di mana karena kita sebelumnya ada pemberitahuan juga dari salah satu panitia, untuk meramaikan kegiatan ini jadi kami dari komunitas nelayan dukung Ganjar pun ikut serta dalam kegiatan Nadran Laut ini," ucap Koordinator Wilayah KNP Jawa Barat, Asep Hidayat ditulis Senin (4/9/2023).
Asep menyebut, tradisi setahun sekali ini perlu dilakukan pelestarian secara bersama dengan semangat gotong royong masyarakat supaya tidak punah.
Menurut Asep, apa yang dilakukan oleh KNP Jabar terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo yang gemar melestarikan seni budaya di Jawa Tengah.
"Untuk Nadran Laut ini kan memang setiap nelayan kan punya agenda tahunan, yaitu pesta laut atau Nadran Laut yang memang hal seperti ini jangan sampai hilang. Tetap harus bisa dilestarikan karena sayang juga inikan suatu budaya yang memang budaya ini sudah ada dari sejak dulu," jelas dia.
Dalam Pesta Laut Nadran tampak puluhan kapal nelayan dan ratusan masyarakat berkumpul dan bersiap di Kali Citemu.
Aneka ragam ornamen menambah estetika kapal mulai dari bendera merah putih, bendera komunitas, hingga bendera kelir biru putih dengan gambar Ganjar Pranowo milik KNP Jabar.
Baca Juga: Nelayan Tak Lagi Kesulitan Dapatkan Solar dengan Adanya SPBUN
Masyarakat bersama relawan Ganjar itu pun menyiapkan sesaji "sedekah laut" seperti buah, sayur, ayam, kepala kambing, kerbau hingga 'rujak kuni'— sebutan untuk jeroan hewan– dan diikat di sebuah kapal.
Tak lama berselang, seluruh kapal menyusuri Laut Kalijaga. Kapal berisi sesajen itu kemudian dilarungkan ke laut oleh masyarakat dan simpatisan Ganjar.
Basuni selaku nelayan sekaligus tokoh masyarakat setempat mengapresiasi dukungan relawan Ganjar terhadap tradisi pesta laut nadran yang kerap dilaksanakan setiap satu tahun sekali.
Pria berusia 71 tahun ini berharap Ganjar mampu berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan di tingkat nasional, baik menstimulan produktivitas nelayan, dan lain-lain.
"Saya berterima kasih atas dukungan dari relawan-relawan Pak Ganjar banyak mendukung dan sampai sukses keadaannya tidak ada halangan apa-apa. Saya sebagai nelayan terimakasih dan untuk selanjutnya mudah-mudahan bapak Ganjar itu membantu nelayan sepenuhnya khususnya di desa kami," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja