Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengingatkan generasi muda dalam berkendara, terutama saat naik motor. Pasalnya, generasi muda merupakan aset yang bisa membangun bangsa ke depannya.
"Kami, BUMN hadir agar bagaimana di tengah transisi global dan ekonomi, Indonesia menjadi pemenang. Jadi jaga diri kalian, jangan kebut-kebutan, mabuk, dan hal-hal yang negatif karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian," ujarnya dalam keterangannya, yang dikutip, Sabtu (9/9/2023).
Erik menyatakan dirinya sangat menyayangi dan ingin menjaga keselamatan generasi muda, khususnya yang ada di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan saat menyapa sekitar 2.500 pelajar yang menghadiri Gerakan Safety Riding for Young Generation di Graha Sepuluh November ITS Surabaya, Kampus ITS, Keputih, Sukolilo, Jawa Timur.
Acara yang diprakarsai Jasa Marga dan Jasa Raharja ini bertujuan menyadarkan generasi muda untuk berkendara roda dua secara aman. Kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas ini merupakan implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari kedua perusahaan. Gerakan Safety Riding jilid ketiga ini sebelumnya sudah digelar di Jabodetabek dan Jawa Barat.
"Saya sayang kalian, para generasi muda yang akan menjadi andalan membangun bangsa. Karena itu, kalian harus benar-benar sayangi diri sendiri, terutama saat naik motor. Jadi BUMN hadir untuk masa depan kalian, menjaga keselamatan, dan bersama kalian dalam membangun bangsa karena kalian generasi muda sangat penting," kata Erick.
Kepedulian Erick atas keselamatan jiwa generasi muda Jawa Timur itu tak lain karena jumlah kasus kecelakaan di provinsi itu naik. Data Ditlantas Polda Jatim, pada Januari sampai Agustus 2023, angka kecelakaan meningkat 70,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Sedangkan, korban meninggal dunia sebanyak 965 jiwa se-Jawa Timur
Di sisi lain, secara nasional data yang dihimpun selama periode 2020-2023, angka kecelakaan tidak pernah turun. Jika di tahun 2020 angka kecelakaan di jalan mencapai 100.028 kasus dengan 73% kecelakaan melibatkan sepeda motor, maka di tahun 2021, jumlah kecelakaan mengalami peningkatan sebesar 3,62%. Sementara di tahun 2023 yang berjalan, kecelakaan yang terjadi di jalan telah mencapai 155 ribu kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri