Suara.com - Merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam penyelesaiannya.
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai perusahaan manufaktur beton precast dan readymix besar di Indonesia berkontribusi dalam penyelesaian Tol Japek II Selatan) Paket 3 Seksi 3 Sukabungah-Sadang tersebut, melalui pengerahan sumber daya yang berkualitas.
Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary menyatakan bahwa ini merupakan kontrak lanjutan pada proyek ini dengan total nilai kontrak Rp 184,64 miliar yang diperoleh WSBP pada tahun ini.
“Kami kembali dipercaya sebagai supplier pada proyek ini. Tentunya kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan suplai sesuai target dengan produk yang berkualitas dan layanan konsumen yang baik sehingga dapat memuaskan seluruh pelanggan kami,” katanya ditulis Selasa (3/10/2023).
Pada kontrak lanjutan ini, WSBP menyuplai 71 batang PC-I girder yang disuplai dari Plant Subang, Plant Karawang, dan Plant Bojonegara sejak Juni 2023. Hingga saat ini progress suplai mencapai 58,35% dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Sedangkan untuk suplai readymix sudah dilakukan sejak Oktober 2022 lalu, di mana WSBP menyuplai readymix kelas B-1, B-2, C-1, E, dan P sebesar 208.626 m3 dari BP Japeksel.
“Hingga saat ini progress suplai readymix sudah mencapai 58,8% dan kami targetkan selesai pada akhir 2023 ini juga,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, pada TW II/2023 lalu, WSBP telah menyelesaikan proses suplai PC-I girder sebanyak 469 batang dengan mengerahkan tiga plant besar di Jawa Barat antara lain Plant Subang, Plant Sadang, dan Plant Karawang, serta readymix kelas A1, P, B1, B2, C1, D dan E dengan total volume 399.999,78 m3.
Dengan kemampuan produksi yang tinggi dan berkualitas dari plant dan batching plant WSBP dan sumber daya manusia yang mumpuni, WSBP yakin bahwa produk precast dan readymix yang disuplai memiliki kualitas terbaik dan menghasilkan jalan tol yang dapat memberikan kenyamanan pengguna dalam waktu jangka panjang.
Baca Juga: WSBP Rampungkan Suplai Produk ke Proyek Kuala Tanjung-Indrapura Seksi 2
Harapanya dengan penambahan jalan tol seksi 3 ini, dapat semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah seperti kawasan industri, perumahan, kawasan wisata, dan sebagainya pada koridor trase jalan tol tersebut.
Sebagai informasi Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan akan menghubungkan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta di Jati Asih, Bekasi dengan Jalan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.
Di mana ruas tersebut akan menghubungkan tiga jalan tol, yakni Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1, JORR 2, dan Purwakarta—Bandung—Purbaleunyi. Ruas tol Taman Mekar—Sadang merupakan ruas terpanjang dalam jalan tol ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri